Setelah
masa SMP dan SMA yang penuh warna dan menyenangkan masanya aku mengenal cinta
sesungguhnya ketika aku bertemu dengan cewek yang dulu pernah kost di rumah
waktu aku kuliah, jadi tak pernah aku bertemu atau ngobrol karena setiap aku
pulang ke rumah di hari sabtu dia pun pulang ke rumahnya, cewek itu bernama Santi
dan merupakan cinta pertama. Setelah Santi melanjutkan sekolah ke suatu sekolah
swasta di daerah tayu dia bermain ke rumah bersama temannya dan pas sekali
waktu itu aku dirumah karena waktu itu kalau tidak hari sabtu mungkin hari
minggu, aku ajak ngobrol mereka berdua karena bapak dan ibu lagi tidak ada. Sebelumnya
aku tak punya pikiran kalau aku suka pada Santi karena selama ini tak pernah
bertemu sama sekali dan tak pernah menaruh hati sedikitpun.
Oh
ya waktu Santi kost di rumah aku masih ingat aku kelas 3 SMA, tetapi memang
jarang ngobrol karena aku jarang bergaul sama dia lagi pula malu karena cewek
kost dirumah dan ternyata Santi punya teman yang masih saudaranya kost di rumah
tetangga yang lumayan jauh yang bernama Yeni, Yeni memang cantik makanya dia
percaya diri kalau ngobrol sama cowok dan waktu itu saja banyak cowok yang suka
pada dia begitu juga aku. Suatu hari ketika dapat tugas dari guru keseniannya
membuat gambar di kanvas yang lebar si Yeni ini merayuku untuk membuatkan
he.......karena dia memang cantik aku mau aja dan dia menunggui aku menggambar,
aku masih ingat waktu itu hujan deras ketika dia mau buang air kecil aku disuruh
ngantar walau dari tempat aku menggambar aja kelihatan kamar kecilnya. Memang
waktu itu aku benar-benar masih bloon dan klowor nggak tahu apa yang di mau
cewek seperti Yeni, padahal ketika aku dewasa malah aku yang mencari kesempatan
seperti itu he...........xixixixi lumayan. Tetapi lumayan saat itu aku sempat
merangkul dia dan berhadap-hadapan karena dia pura-pura terpeleset, tapi sayang
aku tak berani menciumnya he.........(dasar bloon).
Ketika
dia pulang ke kost si Yeni ini minta aku yang mengantar dan tak mau di temani Santi
dan harus bawa payung, padahal yang aku tahu saat itu sudah tak hujan. Yeni
berkata “pokoknya bawa payung ya bawa
payung “ sambil memperlihatkan wajah mayun. Waktu itu aku Cuma bisa berguman
dalam hati “uh..........dasar cewek cantik yang aneh-aneh” (bener-bener aku
masih bloon waktu itu jan eman-eman tenan ckckckck). Maka aku antar Yeni pulang
ke kost yang lumayan agak jauh sambil bersendau gurau dan dia minta di rangkul
dan aku agak kaku karena memang masih bloon (kalau ingat
hadeh.........eman-eman banget). Ya mungkin hanya cinta kera saja.........yang
tak terlalu berarti karena saat itu aku masih SMA kelas 3 dan Yeni kelihatannya
masih kelas 2 SMP.
Aku
cukup serius pacaran dengan Santi sampai dia kuliah semester 2, dan waktu dia
mendaftarkan diri sebagai salah satu mahasiswa di akademi gizi aku cukup sibuk
ikut membantunya walau saat itu aku tahu orang tuanya tidak merestui hubungan
kita. Karena aku tanya dia masih sayang aku, maka kami masih pacaran dan cukup
menyenangkan waktu itu walau aku sedikit tertekan karena aku kuliah dengan
biaya yang mepet dan ikut di rumah om, makanya jarang main. Suatu ketika Santi
main kerumah om dan kami ngobrol cukup serius intinya Santi minta aku
menyetujui kawin lari.....waktu itu aku lama terdiam dan diapun terdiam dan akhirnya
aku berkata “Kalau saat ini kamu minta kawin lari........tak rasional karena
aku baru semester 3 dan kamu semester 1, gimana kehidupan kita ...? aku saja
kuliah dengan dana sangat mepet dari orang tua dan bukan kost tapi ikut om (mbabu
neng om). Santi terdiam dan aku lihat sangat kecewa sekali dengan apa yang aku
ucapin barusan, tak beberapa lama dia pulang aku antar sampai jalan yang ada
angkutan lewat.
Setelah
2 hari berselang aku mendapat surat dari pak pos........aku baca sampulnya
tertulis jelas dari Santi dan aku buka ternyata tulisannya semua pakai warna
merah dan menyatakan kalau dia memutuskan tidak melanjutkan hubungan karena
kecewa dengan apa yang sudah aku putuskan. Akupun cukup kecewa dengan
keputusannya dan dari sinilah aku berpikir jelek tentang cewek karena bagiku
cewek itu seperti ibu yang harus aku lindungi dan jangan sampai mengecewakannya
tetapi balasannya benar-benar diluar pemikiranku dan aku cukup patah hati
karenanya,.............lama sekali aku tak pernah berpacaran walau kala itu di
tempat kuliah ada teman yang naksir namanya Tata tetapi gara-gara teman geng
aku tak suka sama cewek ini ya jadi kasihan deh...........Kalau aku ingat
jangan sampai anak keturunanku mengalaminya aku memang salah dan minta
pengampunan sama Tuhan. Bagaimana tidak cewek ini sangat berterus terang kalau
senang sama aku sampai dia mengulurkan jari kelingkingnya biar aku juga mau
mengulurkan jari kelingkingku untuk saling bertemu eh...........semua teman
cowok memegang tubuhku jangan sampai mendekat dia benar-benar kejam.
Yang
mungkin sangat menyakitkan dia adalah ketika aku diajak nonton Film di Plaza
Simpang Lima semarang tetapi aku menolaknya dengan halus walau Tata sudah
memperlihatkan dua karcis untuk menonton film di plaza simpang lima. Tuhan
ampunilah aku..............dimana kamu sekarang benar-benar aku minta maaf
karena aku dulu selalu beralasan kalau malam disuruh menemani belajar anak om.
Dan aku meminta maaf pada teman kuliah yang selalu memberi tahu aku kalau ada
jadwal ujian atau mengerjakan tugas kalau aku sedang pulang kampung yang berada
di desa sebelah desa aku ..........maafkan ya.............benar-benar aku jahat
sama kamu walau memang cinta tak bisa dipaksa. Waktu di tempat kuliah pertama
aku juga mengenal Tita cewek yang sederhana yang mirip dengan Endah teman SMP
sampai SMA yang membuat aku galau...........he...........Tita dulu sering
boceng aku waktu pulang kuliah walau memakai sepeda motor buntutpun Tita ini
mau...........sampai ketika aku kerja teman tempat kerja cerita sama aku sambil
tersenyum senyum “ mas.......kemarin aku bertemu cewek bernama Tita kita banyak
ngobrol...........dan akhirnya dia titip salam sama kamu..............”. Terus
teman kerjaku bicara lagi “Hayo........dulu ada apa.........? Tita semangat
sekali cerita tentang kamu”.
Aku
cukup patah hati ketika putus dengan Santi dan menyebabkan hidupku cukup
berantakan dan sampai akhirnya aku tak niat kuliah dan waktu itu bingung dan
tak tahu apa yang aku perbuat, Ibu sakit kanker kepala dan hanya sakit beberapa
bulan meninggal di tahun 1995 selamat jalan ibu tersayang yang sudah memberikan
yang terbaik bagi keluarga. Tak pernah Ibu memarahi anaknya dalam hal apa saja
dan berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan kami waktu itu yang cukup besar,
aku dan adik nomor 2 kuliah dan yang terakhir SMA benar-benar sangat berat, aku
lihat sendiri kalau aku pulang dan minta uang untuk bayar kuliah ibu lari
kesana kemari cari hutangan.........oh kasihan banget dan sedih rasanya. Tetapi
apa yang ibu perjuangkan tak sia-sia, karena ketiga anaknya sudah kerja dan
hidup menyenangkan dengan istri atau suami dan cucu tercintanya. Aku percaya
ibu tersenyum melihat kami semua, karena nilai kemanusian yang ibu tanam pada
kami tak sia-sia karena terus kami lakukan dikehidupan kami setiap hari.
Kehidupan
keluarga kami agak goyah ketika ibu meninggal dunia di tahun 1995 karena bapak
tak biasa berpikir masalah keluarga, beruntung sekali kami punya saudara dari
ibu yang mempunyai pemikiran yang baik. Karena aku tak teratur kehidupannya dan
baru patah hati dengan Santi maka om yang ada di Jakarta menawari aku kuliah di
sana dan mengambil jurusan komputer karena om pikir nanti waktu aku kerja
keahlian ini yang paling dicari oleh perusahaan. Aku masuk kuliah di BSI cabang
Bekasi jurusan Manajemen Informatika, disini aku senang sekali karena memang
sesuai yang aku inginkan dan banyak tugas yang serius aku kerjakan sehingga
teman-teman semua pada mencontoh kerjaanku hampir setiap hari. Awal-awal kuliah
setiap aku bertanya teman-teman ketawa semua karena aku pakai jawa yang medok
kata mereka he.........mengelikan karena logat desa sangat kental di bibir
orang desa seperti aku he.........katrok seperti sinetron sekarang kalau
memperlihatkan orang dari Jawa Tengah menuju Jakarta dengan logat yang khas
ha.............lucu. Setelah setengah semester banyak teman karib yang
menyenangkan dan banyak teman aku yang mengajak main kerumah untuk mengajarinya
materi kuliah baik cowok maupun cewek, benar-benar hidup yang menyenangkan
karena pasti di beri makan dan berbagai hal yang lain. Ada salah satu teman
karib di awal aku kuliah yaitu Prabu, dia ini anak salah satu anggota DPRD
Bekasi waktu itu tapi dia kalau kuliah hanya naik angkutan dan setiap ada
teman-teman kami yang sok borju dia hanya tersenyum karena aku lihat sendiri
waktu aku dia ajak main kerumah, rumah dilingkungan elite dan banyak mobil di
dalam garasi.
Oh
ya disini aku didekati cewek batak, memang cantik sih tapi agak gembrot dan aku
pikir galak banget namanya Meme. Ketika aku sakit cacar yang cukup lama Meme
nengok di rumah sambil bawa buah-buahan yang banyak banget ketika dia pulang
bulik bilang “Mas yudi.........itu tadi pacarnya.........?”,
“Bonten.........bulik itu hanya teman kok “ jawab aku sambil malu-malu kucing. Meme
sangat marah ketika aku tak menanggapi cintannya, bukan karena apa aku tak suka
sama Meme, ya memang aku tak ada cinta sama sekali sama dia.
He.........berhati-hatilah teman-teman kalau kamu di dekati cewek batak
bisa-bisa kamu dilabrak dan lebih parah dari cowok kalau marah dan kata-katanya
kotor dan tak bagus sampai semua teman-teman ketawa semua. Waktu itu
pergaulannya sudah oke banget dan sebagian udah pakai baju perut kelihatan dan
mungkin celana dalam juga kelihatan. Makanya ketika aku pulang ke Semarang dan
melihat sekarang ini anak-anak muda seperti itu sudah biasa di Jakarta itu
sudah mulai lama dan bagi cowok udah biasa kalau pas nunggu dosen ada cewek
yang tiduran di pangkuan kami. Banyak pelajaran hebat yang aku temukan di
Jakarta tentang perubahan di hidup yang menyebabkan aku merubah konsep hidup
untuk menjadi manusia yang menang dan bukan menjadi manusia yang kalah. Disini
aku mengenal hal yang paling buruk dan paling baik, dari minum alkohol, cimeng,
bilyar dan masih banyak lagi tapi semua itu tinggal kita bisa memahami hidup
tidak ? waktu kita memang menjadi manusia pemenang.........pastinya kita bisa
memilih yang terbaik untuk hidup kita.
Aku
hampir lupa, waktu kuliah disini ada teman aku dari jurusan lain yang akrab
sama aku namanya Niken, dia ini cewek tercantik di kampus kami dan waktu itu
seperti Nike Ardila, kalau aku jujur lebih cantik dia, Niken dari Surabaya dan
di Jakarta juga ikut om, dari keluarga mamanya. Suatu hari dia bilang mau
pinjam tugas salah satu mata kuliah dan aku Cuma beri alamat jalan dan nomor
rumah karena dia juga berada di perumahan Naragong seperti om, pas dia datang
pakai sepeda balap dan berhenti di depan pintu pagar ada om, dan aku duduk agak
jauh..........aku lihat om tak bisa berucap apapun waktu Niken bertanya aku
sampai geli lihatnya dan aku langsung menuju ke pintu pagar. Karena bagi
om..........nggak mungkinlah aku punya teman cewek tinggi, putih, cantik dan
beramput panjang dan kalau sama artis malah cantikan Niken he...........Ketika
aku mengantar anak om yang semarang melamar kerja di Jakarta, juga bertemu
tetapi Niken naik becak untuk pulang dan aku dan keponakan baru jalan. Sampai
anak om bilang “Siapa tadi...........ada cewek cakep naik becak, panggil
kamu.........” , itu teman aku waktu kuliah dulu di Jakarta.
Ada
sesuatu hal yang penting aku temukan di Jakarta, yaitu kalau kita punya rasa
percaya diri yang tingggi dan berpikiran positif sama semua orang hidup ini
pasti menyenangkan dan ketika aku kembali ke Jepara karena sudah lulus dan
masa-masa ini sangat penuh warna, oh ya aku hampir lupa ketika di Jakarta ada
teman cewek satu desa yang main ke rumah om dia itu Endah yang memang dekat
banget sama aku tetapi seingat aku kita hanya teman biasa tetapi sangat dekat.
Lha ini cerita cinta yang paling seru ketika aku pulang dari Semarang pas di depan
suatu Sekolah SMP N ada beberapa anak naik dan salah satunya duduk di sebelah
aku..............aku perhatikan ternyata Nine cewek belakang rumah yang waktu
itu memang cewek dengan tubuh yang sempurna banget xixixixi dan kamipun ngobrol
kesana kemari sampai bus berhenti didepan rumah kami, kita keluar sambil aku
membayar ongkos dia, sambil jalan menuju rumah kami karena searah menuju rumah,
Nine dan aku berjalan sambil ngobrol dan Nine cerita “Mas.......nanti malam ada
acara ikut ya...........” , aku tersenyum sambil berkata “Kalau.........kamu
ikut, pasti aku ikut deh................”. Dan menyenangkan sekali malam itu
karena aku dan dia satu bangku di bus sambil cerita kesana kemari sampai terasa
singkat malam itu bagi kami berdua. Dan hubungan Aku dan Nine berlanjut cukup
lama sampai suatu ketika adik aku yang terkecil nikah hubungan kami semakin
menyenangkan.
Lha
ini pasti teman-teman aku cewek yang paling tidak suka, aku juga kenal Ria dia
bekerja honorer di salah satu puskesmas, teman terbaik di pelayanan dan banyak
hal.........waktu itu saya ingat pas rame-ramenya kampaye, di suatu sore yang
sudah agak malam Ria main kerumah dan aku dan dia ngobrol di depan rumah sampai
larut dan dia menyatakan suka he..........lucu kalau aku mengingatnya. Dia
sudah pulang bawa montornya..........tetapi setelah berjalan kira-kira 30
meter, dia memanggil sambil tersenyum dan agak malu..........mencium aku dan
berkata “Aku cinta kamu.............” dan dia menjalankan kendaraan motornya
meninggalkan aku yang masih bloon dan klowor he..........mengelikan dan
menyenangkan. Waktu itu benar-benar gila karena terpengaruh teman-teman yang
punya pacar di SMA, aku juga dekat dengan Meme yang ada di omnya di desa.
Em...........maafin aku ya...........benar-benar aku cowok yang tidak baik dan
banyak mengecewakan kamu...........semoga sekarang kamu mempunyai suami yang
bertanggung jawab amin. Memang aku akui banyak kenangan ketika aku jalan dengan
Ria dan menyenangkan karena waktu itu memang awalnya kita ramai-ramai ikut kampanye
salah satu parpol dan Ria hanya mau aku boncengkan kalau yang lain tak mau.
Suatu malam kira-kira jam 8, Ria main dan kami ngobrol didepan rumah, karena Ria
masih diatas kendaraannya dan aku berdiri disebelahnya, kami tak tahu dari arah
mana Nine datang dan Ria tersenyum pada aku, karena Ria lebih dewasa maka dia
cepat-cepat pulang untuk kerja walau sebenarnya tak enak ada Nine. Setelah Ria
pergi aku ajak Nine untuk masuk rumah........tapi tak mau dan kami ngobrol di
depan rumah. Ketika aku tanya.....malam-malam kok kesini, Nine bilang kalau dia
lewat jendela dari kamar lantai dua dan turun, pintu kamar dia kunci. Aku Cuma
bisa menghela nafas panjang dan bicara “kalau tahu......., bapak dan ibu kamu
marah besar.........karena kamu sudah melakukan tindakan yang bagi mereka
diluar kewajaran”. Bukannya aku memberi label “A+” pada diriku dan
sok.............tetapi aku lebih berpikir panjang dari nafsu belaka. Setiap apa
yang aku lakukan selalu berpikir nalar dan menganalisa dengan cermat walau itu
urusan pacaran dan tentang hidup.
Kalau
ini benar-benar mengelikan, ketika itu aku dibel Ria untuk main ke tempat
kerjanya dan aku mengajak bodong teman karib yang sudah seperti keluarga karena
tidur dan makan di rumah aku. Aku masih mudah mengingatnya waktu itu jam 8
malam, aku dan bodong naik Yupiter Z menuju ke tempat kerjanya Ria, bodong
senang karena nanti motornya bisa buat apel ceweknya, dan betul juga aku dan Ria
memadu kasih di suatu tempat sampai malam, ketika bodong datang dan menanyakan
aku pada teman Ria dan bilang tak tahu ........bodong jadi marah karena
teman-teman Ria mulai tidur dan bodong merasa seperti diusir dengan halus dan
nunggu aku di bok sambil tiduran..........ketika aku bangunkan, dia
malas-malasan dan ketika motornya aku hidupin tak bisa ketika aku amati
ternyata penutup busi tak ada dan ketika aku tanyakan pada bodong katanya
dibuang dijalan, bodong kembali tiduran dan aku mencari penutup busi yang
dibuang bodong, sambil tertawa sendiri, karena melihat tingkah teman aku satu
ini yang protes ha...........ha.........dong dong sory ya.............
Dan setelah itu Ria menikah dengan seorang
cowok pilihannya dan aku tak terlalu merasa kesepian karena aku mulai di
Semarang untuk kerja, benar-benar hidup itu menyenangkan kalau kita mengingat
yang manis-manisnya saja tetapi perjuangan tetap ada. Ketika aku kerja silih
berganti cewek yang mengisi kehidupan aku walau ada yang sempat pacaran dan
hanya ada yang say good bye..........oh ya sebelum kerja aku dekat dan menjalin
pacaran dengan Tinta, sebenarnya aku tahu Tinta tak terlalu suka karena dari
kecil keluarga kita sangat dekat dan menjadi teman bermain yang menyenangkan
tetapi lama-lama malah dia yang sangat mencintai aku, ketika hubungan kami
sudah berjalan beberapa bulan. Tetapi sayang beribu sayang walau aku dan dia
saling suka dan hubungan kami cukup menyenangkan tetapi tembok yang kokoh sulit
aku kalahkan karena kedua orang tuaku tidak menyetujui hubungan kami, walau
sebenarnya kami masih berhubungan dengan sembunyi-sembunyi tetapi jarak yang jauh
menyebabkan kita berpisah walau mungkin aku yang paling
dipersalahkannya........maafkan aku ya.......dan aku yakin kamu pasti hidup
bahagia dan mendapatkan pendamping yang terbaik.
Ketika aku di semarang banyak kenangan manis
yang terukir di kota ini, apalagi setelah aku kerja bisa sambil kuliah sore
hari benar-benar menyenangkan walaupun agak terasa melelahkan. Di PT swasta aku
ambil jurusan yang berbeda dari kuliah terdahulu yaitu Manajemen Informatika,
tetapi sekarang ambil jurusan TSK yaitu Teknik Sistem Komputer dan awalnya
kurang menarik setelah aku kenal Anas dan Agung benar-benar menyenangkan kalau
sampai tak berangkat eman banget..........karena teman-temanku ini mempunyai
karakter yang nekat seperti aku yaitu diam seperti nggak butuh tapi kalau mau
mengoda cewek, ceweknya hampir pasti salah tingkah. Disini sebenarnya aku suka
sama Santi he.............geli kalau ingat, ketika aku diberi tahu salah satu teman
kalau Santi disukai salah satu dosen, aku agak tak berani mengodanya dan tanpa
sengaja atau tidak suatu hari dilobi aku tabrakan sama Santi kita saling
tersenyum dan bertatapan mata, aku berusaha mengambilkan bukunya yang jatuh dan
minta maaf walau sebenarnya dia yang salah, dia menganggukkan kepala sambil
agak berlari menuju kelasnya yang sudah masuk dan kadang-kadang masih melihat
aku kebelakang sambil tersenyum. Akhirnya Santi menjadi pacar aku, walau
awalnya aku sengaja menyudutkannya tentang ada salah satu dosen yang suka sama
dia tetapi dia bilang “Khan bebas, aku tak suka sama dia tapi aku lebih suka
sama kamu”. Aku Cuma mangut-mangut dan sedikit agak besar kepala........Santi
baik banget kalau aku kenang ketika aku sakit.........dan masih masuk kuliah
dia membawakan aku obat batuk..............aku sampai geleng-geleng kepala
melihat ke wajahnya dan dia menunduk malu, ketika aku tanya kenapa ? Santi
bilang “Aku ingin kamu tak sakit dan aku masih bisa melihat kamu”.
Dan yang paling terkesan disini adalah salah
satu dosen cewek yang saat itu masih single yaitu ibu Meme, Ibu Meme ini masih
seusia dengan aku dan kalau mengajar masih seperti anak kecil dan aku dan agung
sering mengodanya, sampai kadang-kadang marah besar. Karena tahu kalau aku
menguasai materinya, bu Meme sangat suka dengan aku, kadang-kadang kalau lagi
ngajar dia keluar dan aku di panggil untuk diajak ngobrol banyak hal,
sampai-sampai teman-temanku cewek kalau aku dekati nggak suka karena begitu
dekatnya bu Meme denganku........tetapi aku tetap menghormatinya karena dia
memang dosen dan aku mahasiswanya. Aku juga pernah diajak ke kostnya yang
berada di belakang kampus, dan bermain PS sampai malam, karena memang aku juga
suka main PS sungguh kenangan yang menyenangkan sekali. Ketika agung dekat
dengan cewek, aku dijodohkan dengan teman ceweknya Hana namanya, pernah aku
main kerumahnya dan bertemu dengan semua keluarganya dari ibu, bapak dan
adik-adiknya dan semua menerima aku dengan baik banget dan ketika kami berempat
jalan-jalan ke simpang lima yaitu agung, aku dan kedua cewek itu..........kami
sempat ngobrol dan si Hana cerita bahwa dia melihat keanehan waktu aku main
kerumahnya, karena setiap cowok main kesana selalu di hardik dan ditanya
macam-macam oleh bapaknya tetapi ketika aku main diterima dengan baik malah
diajak ngobrol, tetapi aku dan Hana hanya teman biasa yang menyenangkan kedua
belah pihak he.............
Selama di semarang kenangan paling pahit dan
manis memang aku alami, kalau aku merenung aku sering ketawa geli
sendiri.......disini juga aku sempat dekat dengan Ria yang rumahnya dekat
beteng portugis dan sempat jalan bareng dan kadang-kadang ke gereja berdua dan
sempat aku ajak main ketempat om, tetapi Ria waktu itu masih pilih-pilih
pendamping, ketika aku main dia dapat bel dari cowok dan sempat keluar gang di
depan kost walau aku disitu, bukannya sakit hati aku memberi kebebasan cewek
untuk memilih yang terbaik bagi dirinya. Dan aku memang jelek karena tidak suka
mengejar cewek apalagi dia masih mempertimbangkan dengan yang lain, memangnya
tak ada cewek yang lain.
Bener-bener aku hampir lupa, sewaktu aku dulu
kuliah di PTS aku sempat dekat dengan cewek yang rumahnya kalau mau main itu
lewat jalan sebelum sampai SMP N, namanya kalau tidak salah Endah dan kenal
waktu natal di desanya dan waktu itu aku pulang karena libur semester. Yang
paling aku ingat dari cewek ini adalah kebaikannya dalam banyak hal, sampai dia
datang ke semarang waktu saya sakit dan satu hari penuh menemani aku di rumah
sakit, maafin aku ya.............kalau memang tidak jodoh memang sulit untuk
bersatu dan aku yakin kamu menemukan suami yang baik dan menyayangimu.
He...............mengelikan sekali kalau aku bertemu dengan cewek yang agresif,
sampai datang ke rumah dan mau bermalam ha.................hadah bukannya aku
sombong aku masih masih pakai akal sehat walau aku sebenarnya mau, karena
memang aku tipe orang yang realistis, ketika itu malam tahun baru dan aku kenal
baru beberapa bulan dengan Nine anak PTS jurusan kesehatan dan ini mau menginap
dirumah........he.......aku bingung dan aku ajak dia kerumah
temannya...........sampai malam-malam jam satu ketok pintu untuk menitipkan
anak ini he..........geli sendiri kalau aku mengingatnya.
Sebenarnya masih banyak kenangan yang tak
tertuliskan disini tetapi disini cukup mengambarkan bagaimana sesungguhnya aku,
tak pernah berpikir aku playboy tetapi memang keberanian yang menyebabkan itu
terjadi, aku ingin memberi spirit sama semua manusia bahwa hidup itu
menyenangkan ketika kita mau mengingat yang manis saja.
Catatan ini masih bersambung yang lebih seru
lagi...........yaitu masa-masa dimana aku mendapatkan cinta sejatiku yang penuh
perjuangan..........ketika orang yang sangat aku cintai aku dapatkan dengan
susah payah................karena pacaran kami putus nyambung terus sampai
akhir darah penghabisan..................

0 komentar:
Post a Comment