Home » , , , , , , , , » Cerita Cinta - Love My Story

Cerita Cinta - Love My Story

Setelah masa SMP dan SMA yang penuh warna dan menyenangkan masanya aku mengenal cinta sesungguhnya ketika aku bertemu dengan cewek yang dulu pernah kost di rumah waktu aku kuliah, jadi tak pernah aku bertemu atau ngobrol karena setiap aku pulang ke rumah di hari sabtu dia pun pulang ke rumahnya, cewek itu bernama Santi dan merupakan cinta pertama. Setelah Santi melanjutkan sekolah ke suatu sekolah swasta di daerah tayu dia bermain ke rumah bersama temannya dan pas sekali waktu itu aku dirumah karena waktu itu kalau tidak hari sabtu mungkin hari minggu, aku ajak ngobrol mereka berdua karena bapak dan ibu lagi tidak ada. Sebelumnya aku tak punya pikiran kalau aku suka pada Santi karena selama ini tak pernah bertemu sama sekali dan tak pernah menaruh hati sedikitpun.
Oh ya waktu Santi kost di rumah aku masih ingat aku kelas 3 SMA, tetapi memang jarang ngobrol karena aku jarang bergaul sama dia lagi pula malu karena cewek kost dirumah dan ternyata Santi punya teman yang masih saudaranya kost di rumah tetangga yang lumayan jauh yang bernama Yeni, Yeni memang cantik makanya dia percaya diri kalau ngobrol sama cowok dan waktu itu saja banyak cowok yang suka pada dia begitu juga aku. Suatu hari ketika dapat tugas dari guru keseniannya membuat gambar di kanvas yang lebar si Yeni ini merayuku untuk membuatkan he.......karena dia memang cantik aku mau aja dan dia menunggui aku menggambar, aku masih ingat waktu itu hujan deras ketika dia mau buang air kecil aku disuruh ngantar walau dari tempat aku menggambar aja kelihatan kamar kecilnya. Memang waktu itu aku benar-benar masih bloon dan klowor nggak tahu apa yang di mau cewek seperti Yeni, padahal ketika aku dewasa malah aku yang mencari kesempatan seperti itu he...........xixixixi lumayan. Tetapi lumayan saat itu aku sempat merangkul dia dan berhadap-hadapan karena dia pura-pura terpeleset, tapi sayang aku tak berani menciumnya he.........(dasar bloon).
Ketika dia pulang ke kost si Yeni ini minta aku yang mengantar dan tak mau di temani Santi dan harus bawa payung, padahal yang aku tahu saat itu sudah tak hujan. Yeni berkata “pokoknya bawa payung  ya bawa payung “ sambil memperlihatkan wajah mayun. Waktu itu aku Cuma bisa berguman dalam hati “uh..........dasar cewek cantik yang aneh-aneh” (bener-bener aku masih bloon waktu itu jan eman-eman tenan ckckckck). Maka aku antar Yeni pulang ke kost yang lumayan agak jauh sambil bersendau gurau dan dia minta di rangkul dan aku agak kaku karena memang masih bloon (kalau ingat hadeh.........eman-eman banget). Ya mungkin hanya cinta kera saja.........yang tak terlalu berarti karena saat itu aku masih SMA kelas 3 dan Yeni kelihatannya masih kelas 2 SMP.
Aku cukup serius pacaran dengan Santi sampai dia kuliah semester 2, dan waktu dia mendaftarkan diri sebagai salah satu mahasiswa di akademi gizi aku cukup sibuk ikut membantunya walau saat itu aku tahu orang tuanya tidak merestui hubungan kita. Karena aku tanya dia masih sayang aku, maka kami masih pacaran dan cukup menyenangkan waktu itu walau aku sedikit tertekan karena aku kuliah dengan biaya yang mepet dan ikut di rumah om, makanya jarang main. Suatu ketika Santi main kerumah om dan kami ngobrol cukup serius intinya Santi minta aku menyetujui kawin lari.....waktu itu aku lama terdiam dan diapun terdiam dan akhirnya aku berkata “Kalau saat ini kamu minta kawin lari........tak rasional karena aku baru semester 3 dan kamu semester 1, gimana kehidupan kita ...? aku saja kuliah dengan dana sangat mepet dari orang tua dan bukan kost tapi ikut om (mbabu neng om). Santi terdiam dan aku lihat sangat kecewa sekali dengan apa yang aku ucapin barusan, tak beberapa lama dia pulang aku antar sampai jalan yang ada angkutan lewat.
Setelah 2 hari berselang aku mendapat surat dari pak pos........aku baca sampulnya tertulis jelas dari Santi dan aku buka ternyata tulisannya semua pakai warna merah dan menyatakan kalau dia memutuskan tidak melanjutkan hubungan karena kecewa dengan apa yang sudah aku putuskan. Akupun cukup kecewa dengan keputusannya dan dari sinilah aku berpikir jelek tentang cewek karena bagiku cewek itu seperti ibu yang harus aku lindungi dan jangan sampai mengecewakannya tetapi balasannya benar-benar diluar pemikiranku dan aku cukup patah hati karenanya,.............lama sekali aku tak pernah berpacaran walau kala itu di tempat kuliah ada teman yang naksir namanya Tata tetapi gara-gara teman geng aku tak suka sama cewek ini ya jadi kasihan deh...........Kalau aku ingat jangan sampai anak keturunanku mengalaminya aku memang salah dan minta pengampunan sama Tuhan. Bagaimana tidak cewek ini sangat berterus terang kalau senang sama aku sampai dia mengulurkan jari kelingkingnya biar aku juga mau mengulurkan jari kelingkingku untuk saling bertemu eh...........semua teman cowok memegang tubuhku jangan sampai mendekat dia benar-benar kejam.
Yang mungkin sangat menyakitkan dia adalah ketika aku diajak nonton Film di Plaza Simpang Lima semarang tetapi aku menolaknya dengan halus walau Tata sudah memperlihatkan dua karcis untuk menonton film di plaza simpang lima. Tuhan ampunilah aku..............dimana kamu sekarang benar-benar aku minta maaf karena aku dulu selalu beralasan kalau malam disuruh menemani belajar anak om. Dan aku meminta maaf pada teman kuliah yang selalu memberi tahu aku kalau ada jadwal ujian atau mengerjakan tugas kalau aku sedang pulang kampung yang berada di desa sebelah desa aku ..........maafkan ya.............benar-benar aku jahat sama kamu walau memang cinta tak bisa dipaksa. Waktu di tempat kuliah pertama aku juga mengenal Tita cewek yang sederhana yang mirip dengan Endah teman SMP sampai SMA yang membuat aku galau...........he...........Tita dulu sering boceng aku waktu pulang kuliah walau memakai sepeda motor buntutpun Tita ini mau...........sampai ketika aku kerja teman tempat kerja cerita sama aku sambil tersenyum senyum “ mas.......kemarin aku bertemu cewek bernama Tita kita banyak ngobrol...........dan akhirnya dia titip salam sama kamu..............”. Terus teman kerjaku bicara lagi “Hayo........dulu ada apa.........? Tita semangat sekali cerita tentang kamu”.  
Aku cukup patah hati ketika putus dengan Santi dan menyebabkan hidupku cukup berantakan dan sampai akhirnya aku tak niat kuliah dan waktu itu bingung dan tak tahu apa yang aku perbuat, Ibu sakit kanker kepala dan hanya sakit beberapa bulan meninggal di tahun 1995 selamat jalan ibu tersayang yang sudah memberikan yang terbaik bagi keluarga. Tak pernah Ibu memarahi anaknya dalam hal apa saja dan berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan kami waktu itu yang cukup besar, aku dan adik nomor 2 kuliah dan yang terakhir SMA benar-benar sangat berat, aku lihat sendiri kalau aku pulang dan minta uang untuk bayar kuliah ibu lari kesana kemari cari hutangan.........oh kasihan banget dan sedih rasanya. Tetapi apa yang ibu perjuangkan tak sia-sia, karena ketiga anaknya sudah kerja dan hidup menyenangkan dengan istri atau suami dan cucu tercintanya. Aku percaya ibu tersenyum melihat kami semua, karena nilai kemanusian yang ibu tanam pada kami tak sia-sia karena terus kami lakukan dikehidupan kami setiap hari.
Kehidupan keluarga kami agak goyah ketika ibu meninggal dunia di tahun 1995 karena bapak tak biasa berpikir masalah keluarga, beruntung sekali kami punya saudara dari ibu yang mempunyai pemikiran yang baik. Karena aku tak teratur kehidupannya dan baru patah hati dengan Santi maka om yang ada di Jakarta menawari aku kuliah di sana dan mengambil jurusan komputer karena om pikir nanti waktu aku kerja keahlian ini yang paling dicari oleh perusahaan. Aku masuk kuliah di BSI cabang Bekasi jurusan Manajemen Informatika, disini aku senang sekali karena memang sesuai yang aku inginkan dan banyak tugas yang serius aku kerjakan sehingga teman-teman semua pada mencontoh kerjaanku hampir setiap hari. Awal-awal kuliah setiap aku bertanya teman-teman ketawa semua karena aku pakai jawa yang medok kata mereka he.........mengelikan karena logat desa sangat kental di bibir orang desa seperti aku he.........katrok seperti sinetron sekarang kalau memperlihatkan orang dari Jawa Tengah menuju Jakarta dengan logat yang khas ha.............lucu. Setelah setengah semester banyak teman karib yang menyenangkan dan banyak teman aku yang mengajak main kerumah untuk mengajarinya materi kuliah baik cowok maupun cewek, benar-benar hidup yang menyenangkan karena pasti di beri makan dan berbagai hal yang lain. Ada salah satu teman karib di awal aku kuliah yaitu Prabu, dia ini anak salah satu anggota DPRD Bekasi waktu itu tapi dia kalau kuliah hanya naik angkutan dan setiap ada teman-teman kami yang sok borju dia hanya tersenyum karena aku lihat sendiri waktu aku dia ajak main kerumah, rumah dilingkungan elite dan banyak mobil di dalam garasi.
Oh ya disini aku didekati cewek batak, memang cantik sih tapi agak gembrot dan aku pikir galak banget namanya Meme. Ketika aku sakit cacar yang cukup lama Meme nengok di rumah sambil bawa buah-buahan yang banyak banget ketika dia pulang bulik bilang “Mas yudi.........itu tadi pacarnya.........?”, “Bonten.........bulik itu hanya teman kok “ jawab aku sambil malu-malu kucing. Meme sangat marah ketika aku tak menanggapi cintannya, bukan karena apa aku tak suka sama Meme, ya memang aku tak ada cinta sama sekali sama dia. He.........berhati-hatilah teman-teman kalau kamu di dekati cewek batak bisa-bisa kamu dilabrak dan lebih parah dari cowok kalau marah dan kata-katanya kotor dan tak bagus sampai semua teman-teman ketawa semua. Waktu itu pergaulannya sudah oke banget dan sebagian udah pakai baju perut kelihatan dan mungkin celana dalam juga kelihatan. Makanya ketika aku pulang ke Semarang dan melihat sekarang ini anak-anak muda seperti itu sudah biasa di Jakarta itu sudah mulai lama dan bagi cowok udah biasa kalau pas nunggu dosen ada cewek yang tiduran di pangkuan kami. Banyak pelajaran hebat yang aku temukan di Jakarta tentang perubahan di hidup yang menyebabkan aku merubah konsep hidup untuk menjadi manusia yang menang dan bukan menjadi manusia yang kalah. Disini aku mengenal hal yang paling buruk dan paling baik, dari minum alkohol, cimeng, bilyar dan masih banyak lagi tapi semua itu tinggal kita bisa memahami hidup tidak ? waktu kita memang menjadi manusia pemenang.........pastinya kita bisa memilih yang terbaik untuk hidup kita.
Aku hampir lupa, waktu kuliah disini ada teman aku dari jurusan lain yang akrab sama aku namanya Niken, dia ini cewek tercantik di kampus kami dan waktu itu seperti Nike Ardila, kalau aku jujur lebih cantik dia, Niken dari Surabaya dan di Jakarta juga ikut om, dari keluarga mamanya. Suatu hari dia bilang mau pinjam tugas salah satu mata kuliah dan aku Cuma beri alamat jalan dan nomor rumah karena dia juga berada di perumahan Naragong seperti om, pas dia datang pakai sepeda balap dan berhenti di depan pintu pagar ada om, dan aku duduk agak jauh..........aku lihat om tak bisa berucap apapun waktu Niken bertanya aku sampai geli lihatnya dan aku langsung menuju ke pintu pagar. Karena bagi om..........nggak mungkinlah aku punya teman cewek tinggi, putih, cantik dan beramput panjang dan kalau sama artis malah cantikan Niken he...........Ketika aku mengantar anak om yang semarang melamar kerja di Jakarta, juga bertemu tetapi Niken naik becak untuk pulang dan aku dan keponakan baru jalan. Sampai anak om bilang “Siapa tadi...........ada cewek cakep naik becak, panggil kamu.........” , itu teman aku waktu kuliah dulu di Jakarta.
Ada sesuatu hal yang penting aku temukan di Jakarta, yaitu kalau kita punya rasa percaya diri yang tingggi dan berpikiran positif sama semua orang hidup ini pasti menyenangkan dan ketika aku kembali ke Jepara karena sudah lulus dan masa-masa ini sangat penuh warna, oh ya aku hampir lupa ketika di Jakarta ada teman cewek satu desa yang main ke rumah om dia itu Endah yang memang dekat banget sama aku tetapi seingat aku kita hanya teman biasa tetapi sangat dekat. Lha ini cerita cinta yang paling seru ketika aku pulang dari Semarang pas di depan suatu Sekolah SMP N ada beberapa anak naik dan salah satunya duduk di sebelah aku..............aku perhatikan ternyata Nine cewek belakang rumah yang waktu itu memang cewek dengan tubuh yang sempurna banget xixixixi dan kamipun ngobrol kesana kemari sampai bus berhenti didepan rumah kami, kita keluar sambil aku membayar ongkos dia, sambil jalan menuju rumah kami karena searah menuju rumah, Nine dan aku berjalan sambil ngobrol dan Nine cerita “Mas.......nanti malam ada acara ikut ya...........” , aku tersenyum sambil berkata “Kalau.........kamu ikut, pasti aku ikut deh................”. Dan menyenangkan sekali malam itu karena aku dan dia satu bangku di bus sambil cerita kesana kemari sampai terasa singkat malam itu bagi kami berdua. Dan hubungan Aku dan Nine berlanjut cukup lama sampai suatu ketika adik aku yang terkecil nikah hubungan kami semakin menyenangkan.
Lha ini pasti teman-teman aku cewek yang paling tidak suka, aku juga kenal Ria dia bekerja honorer di salah satu puskesmas, teman terbaik di pelayanan dan banyak hal.........waktu itu saya ingat pas rame-ramenya kampaye, di suatu sore yang sudah agak malam Ria main kerumah dan aku dan dia ngobrol di depan rumah sampai larut dan dia menyatakan suka he..........lucu kalau aku mengingatnya. Dia sudah pulang bawa montornya..........tetapi setelah berjalan kira-kira 30 meter, dia memanggil sambil tersenyum dan agak malu..........mencium aku dan berkata “Aku cinta kamu.............” dan dia menjalankan kendaraan motornya meninggalkan aku yang masih bloon dan klowor he..........mengelikan dan menyenangkan. Waktu itu benar-benar gila karena terpengaruh teman-teman yang punya pacar di SMA, aku juga dekat dengan Meme yang ada di omnya di desa. Em...........maafin aku ya...........benar-benar aku cowok yang tidak baik dan banyak mengecewakan kamu...........semoga sekarang kamu mempunyai suami yang bertanggung jawab amin. Memang aku akui banyak kenangan ketika aku jalan dengan Ria dan menyenangkan karena waktu itu memang awalnya kita ramai-ramai ikut kampanye salah satu parpol dan Ria hanya mau aku boncengkan kalau yang lain tak mau. Suatu malam kira-kira jam 8, Ria main dan kami ngobrol didepan rumah, karena Ria masih diatas kendaraannya dan aku berdiri disebelahnya, kami tak tahu dari arah mana Nine datang dan Ria tersenyum pada aku, karena Ria lebih dewasa maka dia cepat-cepat pulang untuk kerja walau sebenarnya tak enak ada Nine. Setelah Ria pergi aku ajak Nine untuk masuk rumah........tapi tak mau dan kami ngobrol di depan rumah. Ketika aku tanya.....malam-malam kok kesini, Nine bilang kalau dia lewat jendela dari kamar lantai dua dan turun, pintu kamar dia kunci. Aku Cuma bisa menghela nafas panjang dan bicara “kalau tahu......., bapak dan ibu kamu marah besar.........karena kamu sudah melakukan tindakan yang bagi mereka diluar kewajaran”. Bukannya aku memberi label “A+” pada diriku dan sok.............tetapi aku lebih berpikir panjang dari nafsu belaka. Setiap apa yang aku lakukan selalu berpikir nalar dan menganalisa dengan cermat walau itu urusan pacaran dan tentang hidup.
Kalau ini benar-benar mengelikan, ketika itu aku dibel Ria untuk main ke tempat kerjanya dan aku mengajak bodong teman karib yang sudah seperti keluarga karena tidur dan makan di rumah aku. Aku masih mudah mengingatnya waktu itu jam 8 malam, aku dan bodong naik Yupiter Z menuju ke tempat kerjanya Ria, bodong senang karena nanti motornya bisa buat apel ceweknya, dan betul juga aku dan Ria memadu kasih di suatu tempat sampai malam, ketika bodong datang dan menanyakan aku pada teman Ria dan bilang tak tahu ........bodong jadi marah karena teman-teman Ria mulai tidur dan bodong merasa seperti diusir dengan halus dan nunggu aku di bok sambil tiduran..........ketika aku bangunkan, dia malas-malasan dan ketika motornya aku hidupin tak bisa ketika aku amati ternyata penutup busi tak ada dan ketika aku tanyakan pada bodong katanya dibuang dijalan, bodong kembali tiduran dan aku mencari penutup busi yang dibuang bodong, sambil tertawa sendiri, karena melihat tingkah teman aku satu ini yang protes ha...........ha.........dong dong sory ya.............
Dan setelah itu Ria menikah dengan seorang cowok pilihannya dan aku tak terlalu merasa kesepian karena aku mulai di Semarang untuk kerja, benar-benar hidup itu menyenangkan kalau kita mengingat yang manis-manisnya saja tetapi perjuangan tetap ada. Ketika aku kerja silih berganti cewek yang mengisi kehidupan aku walau ada yang sempat pacaran dan hanya ada yang say good bye..........oh ya sebelum kerja aku dekat dan menjalin pacaran dengan Tinta, sebenarnya aku tahu Tinta tak terlalu suka karena dari kecil keluarga kita sangat dekat dan menjadi teman bermain yang menyenangkan tetapi lama-lama malah dia yang sangat mencintai aku, ketika hubungan kami sudah berjalan beberapa bulan. Tetapi sayang beribu sayang walau aku dan dia saling suka dan hubungan kami cukup menyenangkan tetapi tembok yang kokoh sulit aku kalahkan karena kedua orang tuaku tidak menyetujui hubungan kami, walau sebenarnya kami masih berhubungan dengan sembunyi-sembunyi tetapi jarak yang jauh menyebabkan kita berpisah walau mungkin aku yang paling dipersalahkannya........maafkan aku ya.......dan aku yakin kamu pasti hidup bahagia dan mendapatkan pendamping yang terbaik.

Ketika aku di semarang banyak kenangan manis yang terukir di kota ini, apalagi setelah aku kerja bisa sambil kuliah sore hari benar-benar menyenangkan walaupun agak terasa melelahkan. Di PT swasta aku ambil jurusan yang berbeda dari kuliah terdahulu yaitu Manajemen Informatika, tetapi sekarang ambil jurusan TSK yaitu Teknik Sistem Komputer dan awalnya kurang menarik setelah aku kenal Anas dan Agung benar-benar menyenangkan kalau sampai tak berangkat eman banget..........karena teman-temanku ini mempunyai karakter yang nekat seperti aku yaitu diam seperti nggak butuh tapi kalau mau mengoda cewek, ceweknya hampir pasti salah tingkah. Disini sebenarnya aku suka sama Santi he.............geli kalau ingat, ketika aku diberi tahu salah satu teman kalau Santi disukai salah satu dosen, aku agak tak berani mengodanya dan tanpa sengaja atau tidak suatu hari dilobi aku tabrakan sama Santi kita saling tersenyum dan bertatapan mata, aku berusaha mengambilkan bukunya yang jatuh dan minta maaf walau sebenarnya dia yang salah, dia menganggukkan kepala sambil agak berlari menuju kelasnya yang sudah masuk dan kadang-kadang masih melihat aku kebelakang sambil tersenyum. Akhirnya Santi menjadi pacar aku, walau awalnya aku sengaja menyudutkannya tentang ada salah satu dosen yang suka sama dia tetapi dia bilang “Khan bebas, aku tak suka sama dia tapi aku lebih suka sama kamu”. Aku Cuma mangut-mangut dan sedikit agak besar kepala........Santi baik banget kalau aku kenang ketika aku sakit.........dan masih masuk kuliah dia membawakan aku obat batuk..............aku sampai geleng-geleng kepala melihat ke wajahnya dan dia menunduk malu, ketika aku tanya kenapa ? Santi bilang “Aku ingin kamu tak sakit dan aku masih bisa melihat kamu”.

Dan yang paling terkesan disini adalah salah satu dosen cewek yang saat itu masih single yaitu ibu Meme, Ibu Meme ini masih seusia dengan aku dan kalau mengajar masih seperti anak kecil dan aku dan agung sering mengodanya, sampai kadang-kadang marah besar. Karena tahu kalau aku menguasai materinya, bu Meme sangat suka dengan aku, kadang-kadang kalau lagi ngajar dia keluar dan aku di panggil untuk diajak ngobrol banyak hal, sampai-sampai teman-temanku cewek kalau aku dekati nggak suka karena begitu dekatnya bu Meme denganku........tetapi aku tetap menghormatinya karena dia memang dosen dan aku mahasiswanya. Aku juga pernah diajak ke kostnya yang berada di belakang kampus, dan bermain PS sampai malam, karena memang aku juga suka main PS sungguh kenangan yang menyenangkan sekali. Ketika agung dekat dengan cewek, aku dijodohkan dengan teman ceweknya Hana namanya, pernah aku main kerumahnya dan bertemu dengan semua keluarganya dari ibu, bapak dan adik-adiknya dan semua menerima aku dengan baik banget dan ketika kami berempat jalan-jalan ke simpang lima yaitu agung, aku dan kedua cewek itu..........kami sempat ngobrol dan si Hana cerita bahwa dia melihat keanehan waktu aku main kerumahnya, karena setiap cowok main kesana selalu di hardik dan ditanya macam-macam oleh bapaknya tetapi ketika aku main diterima dengan baik malah diajak ngobrol, tetapi aku dan Hana hanya teman biasa yang menyenangkan kedua belah pihak he.............

Selama di semarang kenangan paling pahit dan manis memang aku alami, kalau aku merenung aku sering ketawa geli sendiri.......disini juga aku sempat dekat dengan Ria yang rumahnya dekat beteng portugis dan sempat jalan bareng dan kadang-kadang ke gereja berdua dan sempat aku ajak main ketempat om, tetapi Ria waktu itu masih pilih-pilih pendamping, ketika aku main dia dapat bel dari cowok dan sempat keluar gang di depan kost walau aku disitu, bukannya sakit hati aku memberi kebebasan cewek untuk memilih yang terbaik bagi dirinya. Dan aku memang jelek karena tidak suka mengejar cewek apalagi dia masih mempertimbangkan dengan yang lain, memangnya tak ada cewek yang lain.

Bener-bener aku hampir lupa, sewaktu aku dulu kuliah di PTS aku sempat dekat dengan cewek yang rumahnya kalau mau main itu lewat jalan sebelum sampai SMP N, namanya kalau tidak salah Endah dan kenal waktu natal di desanya dan waktu itu aku pulang karena libur semester. Yang paling aku ingat dari cewek ini adalah kebaikannya dalam banyak hal, sampai dia datang ke semarang waktu saya sakit dan satu hari penuh menemani aku di rumah sakit, maafin aku ya.............kalau memang tidak jodoh memang sulit untuk bersatu dan aku yakin kamu menemukan suami yang baik dan menyayangimu. He...............mengelikan sekali kalau aku bertemu dengan cewek yang agresif, sampai datang ke rumah dan mau bermalam ha.................hadah bukannya aku sombong aku masih masih pakai akal sehat walau aku sebenarnya mau, karena memang aku tipe orang yang realistis, ketika itu malam tahun baru dan aku kenal baru beberapa bulan dengan Nine anak PTS jurusan kesehatan dan ini mau menginap dirumah........he.......aku bingung dan aku ajak dia kerumah temannya...........sampai malam-malam jam satu ketok pintu untuk menitipkan anak ini he..........geli sendiri kalau aku mengingatnya.

Sebenarnya masih banyak kenangan yang tak tertuliskan disini tetapi disini cukup mengambarkan bagaimana sesungguhnya aku, tak pernah berpikir aku playboy tetapi memang keberanian yang menyebabkan itu terjadi, aku ingin memberi spirit sama semua manusia bahwa hidup itu menyenangkan ketika kita mau mengingat yang manis saja.

Catatan ini masih bersambung yang lebih seru lagi...........yaitu masa-masa dimana aku mendapatkan cinta sejatiku yang penuh perjuangan..........ketika orang yang sangat aku cintai aku dapatkan dengan susah payah................karena pacaran kami putus nyambung terus sampai akhir darah penghabisan..................

0 komentar:

Post a Comment

free counters
 
Blog ini membahas tentang teknologi informasi komunikasi pembelajaran tik soal soal un pembuatan blog dan berbagai perkembangan teknologi selamat berkunjung. Foto Gadis Erotis Bokep 3gp Free Software Cerita Remaja Cerita Artis Indonesia Hollywood Actress Bolywood Actress
Teroris Indonesia Dini Ramalan Nasib
Trik Berpacaran Motivasi Hidup

Most Popular