Masa-masa remaja kalau di kenang kembali itu tiada habisnya dan pasti
menyenangkan, ya...masa itu adalah masa-masa hati baru berbunga-bunga. Seperti
cerita aku di bawah ini yang menyenangkan begitu aku lulus sarjana muda aku
langsung balik ke rumah untuk menikmati hidup, karena begitu penat dan penuh
tugas yang tiada henti. Lha.........ceritanya dimulai dari sini.........ketika
itu musim kampanye kira-kira tahun 97 dan waktu itu aku sendirian bawa
kendaraan eh.........ada cewek hitam manis manggil aku ” mas...............bawa
montor aku aja, soalnya aku takut bawa sendiri.............kendaraan kamu di
pulangin aja...........”. Aku tersenyum meganggukkan kepala, lalu menghidupkan
kendaraan membawa pulang yang dibuntuti cewek hitam manis di belakangku.
Kendaraan aku masukkan dalam rumah........tutup pintu dan langsung
nyamperin cewek tadi yang sudah nunggu didepan rumah sambil senyum-senyum
manis..............dia duduk di belakang dan aku yang disuruh di depan. Montor
aku nyalakan dan kami berdua ikut kampanye salah satu
parpol................diperjalanan...............aku tanya
”ehm...........ngomong-ngomong namanya siapa ya................” tanya aku,
Cewek di belakang menyahut ”halah mas mosok sama teman satu SD dulu nggak
kenal...........”. ”Bener aku nggak ingat soalnya udah lama
banget..............” jawab aku. ”Kamu pasti tahu soalnya bapak aku dulu suka
main bola sama kamu.........” terang cewek yang di boncengan.
”Em.................pasti kamu anaknya pak darto ya.................” jawab
aku..............cewek di belakang ku menghiyakan.........berarti kamu namanya
Ristanti........dia Cuma menghiyakan.............
Dalam perjalanan mengikuti kampanye kita bersendau gurau dan malah tidak
menikmati kampanye tetapi menikmati pedekate.............hi...............geli
kalau mengenangnya. Teman-teman cowok aku yang lain pada cuma tersenyum kecut
melihat aku berboncengan sama Ris cewek yang hitam manis.........dan di tambah
lagi dia berpengangan erat ketubuhku.........ehm benar-benar menyenangkan.
”Mas.......pasti udah ada cewek ya di kota........soalnya aku lihat kamu
kuliah..........” tanya Ris menyelidik........”Ah........belum, memangnya kalau
kuliah di kota pasti punya cewek di kota ? ” jawab aku sambil sedikit memberi
lampu hijau..............xixixixi..........dalam hati aku berguman. Tak terasa
tempat kampanye yang cukup jauh sudah sampai juga...........kami berdua turun
dari kendaraan dan jalan bersama menuju tempat kampanye.............tak sengaja
karena melewati parit kecil.......Ris waktu melompat kakinya agak terantuk
batu..........untung dengan reflek aku menangkap tubuhnya sampai wajah kami
hampir bersentuhan dia menatapku tajam sambil tersenyum
manis...............hampir hatiku copot dibuatnya....aku mengalihkan perhatian
karena begitu banyaknya orang yang melihat.
Ketika pulang dari kampanye kita berdua tidak mengikuti teman-teman yang
lain tetapi karena Ris ingin makan dulu maka aku arahkan kendaraan menuju
tempat pavorit yaitu tempat makan yang ada di bawah pohon lesehan yang ada di
desa kami. Sambil makan kita cerita sambil ketawa ketiwi yang benar-benar
menyenangkan sekali-kali mata Ris bertemu mataku yang aku lihat didalamnya
banyak sekali bunga-bunga cinta...........benar-benar saat-saat yang menyenangkan
dan mendebarkan. Ketika aku mau membayar dia menolaknya karena dia tahu kalau
aku belum kerja dan memang sih dia sudah kerja walau masih honorer. Memang
kalau cinta baru datang semua orang seperti berada di awan dan bermandikan
bunga-bunga yang harum mewangi.........tak bisa diceritakan pastinya
sangat-sangat menyenangkan. Seperti aku dan Ris yang baru memadu
kasih.........setelah makan akupun menuju ke rumah yang cukup jauh tapi karena
baru senang makannya tidak terasa..........sampai di rumah aku turun dari
kendaraan dan Ris yang duduk di belakang menuju kemudi dan mengantikan aku yang
sudah turun em.........ternyata dia masih ingin ngobrol..........jadilah kita
bersendau gurau didepan rumah.......Ris berada di atas motor dan aku
disebelahnya sambil berpegangan dengan kemudi motornya........Ketika kamu
saling melihat..........nggak tahu mulainya tetapi aku sudah merasakan pipinya
yang halus...............tersentuh pipi aku...............ehm..........dan
kedua tangan aku mendekap tubuhnya yang ramping...........benar-benar terasa
nyaman hati aku. Ris sedikit memberontak dan tersenyum padaku dan aku mulai
sadar kalau kita masih berada didepan rumah.........aku hanya bisa tersenyum
dan bilang dalam mataku kalau aku sayang sama dia.
Lalu dia pamitan kalau mau kerja karena sudah pukul 5.30
sore.............ternyata dia kerja dapat piket malam yaitu jam 9.00 wib. Sebelum
meninggalkan aku dan masih di atas kendaraan ris berbisik ”Aku cinta sama
kamu..............udah lama sekali” sambil mencium dan meninggalkan aku dengan
motornya................aku masih berdiri disitu dan hampir-hampir tak percaya
kalau dia mencium................seperti melayang di nirwana...........em hidup
terasa berbunga-bunga yang tiada taranya. Cinta memang benar-benar
gila.........sampai kadang-kadang bisa meninggalkan orang tua segala
ehm.........benar juga pikir aku dalam hati. Karena memang udah sore aku masuk
rumah sambil bersiul-siul karena gembira aku ambil handuk untuk mandi....oh ya
aku hampir lupa ibu aku udah cukup lama meninggal jadi rumah cukup sepi jika
bapak keluar karena adik aku semuanya masih kuliah di semarang.
Aku keluar kamar mandi masih bersiul-siul dan berpapasan dengan bapak ”Itu
kamu ditunggu cewek.....di ruang depan” kata bapak sambil pergi meninggalkan
aku yang masih bertanya-tanya..........sambil masih memakai handuk aku intip
dari belakang sekat rumah tengah.........emh........ternyata Ris sudah duduk di
ruang depan. Aku cepat-cepat ganti baju dan segera mungkin untuk
menemuinya.........aku keluar menuju ruang tengah dan sudah mulai tersenyum
manis padanya.........”ehm.........cantik bener mau kemana nih.......!” tanya
aku. ”Sambil tersenyum manja..........dia menjawab ”Mau nggak ngantar
aku...........teman aku ada yang nikah dan resepsinya ternyata hari ini.......mau
ya........”. ”Katanya kamu piket malam.........” jawab aku, ”Ya
sih................tapi udah aku suruh Hani ganti aku.....” sahur Ris. ’Ok
deh.........tapi tunggu sebentar ya mosok pakai kaos seperti ini........” jawab
aku. Ris Cuma tersenyum manis menghiyakan sambil matanya mengikuti langkah aku
menuju ke kamar.
Aku keluar dari kamar dengan baju dan celana baru dan tak lupa
minyak.........ketika sampai di depan Ris..............dia melihat tak berkedip
dan matanya aku lihat.........disitu aku temukan begitu dahaga dia ingin aku
rengkuh jiwanya..........aku tersenyum dan ” memang aneh ya...............”
tanya aku. ”Nggak..............sambil malu-malu dia berucap kamu cakep
banget.................”. ”Ayo.........” ajak aku tetapi ketika aku mau ambil
kontak motornya ternyata dia juga mengambil jadi tangan kami saling berpegangan
dan kami saling tersenyum..............aku ambil tubuhnya yang ramping dan
mulai mengecup pipinya dan dahinya........ungkapan rasa sayangku
padanya.........dia Cuma terpejam menikmati hangat cinta dari
aku.................kuberanikan mulai mengecup bibirnya diapun diam dan mulai
ikut melumat bibirku yang panas dan dia mulai sedikit meronta ketika ada suara
yang datang..................ehm ternyata si bleki.................aku dan dia
tersenyum dan geli sendiri. ”Ayo.....udah malam........” pinta Ris dan kami
berdua meninggalkan rumah aku yang menjadi saksi bisu cinta
kita.................to be continu..............

0 komentar:
Post a Comment