Hobby - Merawat Burung Berkicau

Sekarang ini banyak orang yang hobby untuk mempunyai burung berkicau, ini disebabkan karena langkanya burung-burung yang berkicau disekitar rumah. Karena begitu banyaknya orang yang memburu dengan senapan angin hanya untuk kesenangan saja dan untuk itu mereka-mereka yang kasihan meluangkan waktu untuk merawat burung-burung itu dari pada di bunuh oleh para pemburu yang tidak bertanggungjawab.

Seperti saya salah satunya, sudah satu tahun ini gemar merawat burung-burung berkicau, kadang-kadang sampai lupa merawat diri sendiri tetapi lebih mengutamakan burung. Untuk merawat burung sebenarnya hal yang mudah tinggal bagaimana cara pikir kita, kalau kita mempunyai pemikiran yang baik tentang sesuatu pastilah kita berhasil dengan gemilang jika kita merawat burung. Burung akan cepat berkicau kalau hati kita dan rasa gembira kita waktu merawat mereka kita lihatkan, karena burung akan merasa tercukupi kebutuhannya dari hal makan, mandi, tidur dan menempatkan pada tempat yang tidak tertekan.

Sebenarnya kebutuhan burung seperti kita manusia, kalau kita kurang makan, minum, tak bergizi dan di kerjaan tak nyaman pastinya akan terlihat kuyu dan tak bersemangat untuk berbicara apalagi bersiul dan bernyanyi. Tetapi kalau kita makan cukup kerjaan nyaman pelayanan istri ok, pastinya berangkat kerja akan bersiul dan bernyanyi dan ditempat kerjapun akan ceria dan teman-teman pada senang melihat kita yang sehat dan tak ada tekanan dalam kehidupan. Semoga tulisan awal saya ini akan menjadi landasan yang paling berharga bagi semua pengemar burung berkicau.

Ini saya beri contoh cd untuk burung berkicau jenis jalak, trucukan, merbah, anis kembang, condet dsb.

CD Master Burung Berkicau

Soal Sastra Kelas XII semester 1sma

1.
Barang siapa meninggalkan sembahyang,
Seperti rumah tiada bertiang.

Kesimpulan isi gurindam di atas  adalah mengenai 

a.
Budi pekerti seseorang
d.
Kewajiban orang tua kepada anak

b.
Kewajiban raja
e.
Ibadah

c.
Kewajiban anak kepada orang tua



 2.
Perbuatan baik serta mulia
Lebih berharga dari harta dunia.

Dilihat dari bentuknya, cirri gurindam adalah…

a.
satu bait terdiri atas 8 – 12 suku kata
d.
bersajak selang

b.
satu baris terdiri atas  4 – 6 suku kata
e.
isi berupa sindiran

c.
baris satu dan dua merupakan isi



 3.
Barang siapa mengenal akhirat,
Tahulah dia dunia mudarat.

Kata “mudarat” dalam puisi di atas mengandung makna…

a.
bermanfaat

Tidak berupaya

b.
tidak bermanfaat

Tepat guna

c.
dunia fana



 4.
“Pulanglah, Tamin! Kukira Cuma itu yang paling baik untukmu dan seisi rumah!”.”Bagaimana saya dapat pulang? Jika mereka marah pada saya?” kata Tamin dan matanya yang dalam itu memandang lurus ke depan. “Apa yang engkau maksudkan, Tamin?” kata Pak Banji terkejut. ”Tak seorang pun yang marah kepadamu.” “Mereka, orang-orang seluruh desa.” kata Tamin. “Bagaimana engkau punya pikiran semacam itu?”
                                                                        Sumber : Pulang, Toha Muchtar
Ternyata konflik yang dialami oleh Tamin berasal dari ….

a.
Dirinya sendiri
d.
Masyarakatnya

b.
Temannya
e.
lingkungannya

c.
keluarganya



 5.
Pendek kata Kasan Ngali belum yakin benar. Ia menuju ke bawah pohon waru di pojok stanplat. Di situ biasa diletakkan papan reklame ketoprak. Dan dibacanya berulang-ulang. Matanya digosok, masih juga berbunyi sama. Sri Hesti! Bencana! Coba bayangkan. Begitu Sri Hesti kawin denganmu, lalu perempuan itu malam-malam bukannya menemanimu dalam rumah, tetapi pergi main ketoprak ditonton orang banyak. Santri pun tak akan tahan diperlakukan demikian! Coba, Saudara. Sementara kau ingin dekat-dekat dengan binimu, ia lari untuk main di muka orang banyak! Coba! Dan dia akan disoraki orang banyak. Coba, dan perempuan itu akan pulang dalam keadaan lelah, menggeletak seperti batang pisang di sampingmu. Padahal kaulah yang memberi makan, apa tidak pecah kepalamu! Senangnya dibagi orang banyak, susahnya dipikul suami! Coba! Wah, kiamat!
                                        Sumber : Pasar, Kuntowijoyo
Konflik yang tercermin di atas mengenai hal ….


a.
Kasan Ngali yang beristri seorang bintang ketoprak.

b.
Istri Kasan Ngali yang lebih mementingkan karier di ketopraknya

c.
Istri yang tidak memperhatikan keinginan suami.

d.
Suami yang tidak tahan melihat kelakuan istrinya.

e.
Kasan Ngali yang sedang memikirkan buruknya beristri bintang ketoprak.





 6.
Betapa perasaanku tatkala tahu, kedua tamu tersebut adalah dua orang yang kubenci. Tapi aku tak bisa mengelak lagi. Sambil menahan diri kuhampiri mereka. Aku masih kuat juga menerima salam mereka dengan cukup manis. Tapi aku tak bisa menyembunyikan sikapku yang tegang.
                                        Sumber : Telegram, Putu Wijaya dalam Kitab Novel
Dilihat dari konflik di atas karakterisasi tokoh aku adalah orang yang ….

a.
batinnya jahat
d.
bisa menahan dan menyimpan emosi

b.
baik lahirnya saja
e.
emosinya mudah naik

c.
pemalu





 7.
“Kakakku, kenapa kau menjadi demikian lemah? Rimba raya ini menjadi temanmu. Bersama rimba raya yang sepi ini kau harus menghadapi dukamu. Kau adalah wisnu di dunia, apa artinya seorang raksasa jahat di hadapanmu”, kata Laksmana.
Serentak terdengarlah suara dari langit. Bidadari seakan lari menunggang kuda putih, menyentakkan Rama yang baru saja disadarkan kata-kata Laksmana.
“Rama, Rama. Masih banyak lagi raksasa yang harus kau hadapi. Masih ada satu lagi raksasa paling jahat yang harus kau akhiri hidupnya, kelak di akhir pengembaraanmu. Wirada mengajakmu mengingat akan tugasmu”, kata suara dari langit itu.
                                        Sumber : Anak Bajang Menggiring Angin,  Sindhunata
Komponen teks prosa naratif (novel) yang paling menonjol dalam kutipan di atas adalah unsur ….

a.
konflik
d.
amanat

b.
keajaiban
e.
sudut pandang pengarang

c.
tema



 8.
Di sungai yang bening, airnya berderai menibak akar-akar pohon yang menjulur di dalmnya. Gemericiknya bagai suara anak-anak burung yang meminta kehangatan sayap ibunya. Sinta mandi di sungai yang indah ini. tubuhnya yang cantik menyelam dalam kedinginannya. Sang surya kasihan melihatnya, dan dikirimkan cahayanya yang hangat, menerobos celah-celah dedaunan pohon-pohon rimba.
                                        Sumber : Anak Bajang Menggiring Angin,  Sindhunata
Ditinjau dari segi waktu, kutipan novel di atas terjadi … hari.

a.
pagi
d.
malam

b.
siang
e.
dini

c.
sore



 9.
Langit bagai berdetak, bintang-bintang meneteskan gerimis air matanya. Malam yang dingin mengajak bulan keluar dari lubuk kegelapan. Musim-musim harapan sedang merekah di pucuk-pucuk daun. Harum kembang-kembangnya. Dan sebentar lagi fajar pun cepat tiba. Membuka alam bagi Rama dan Sinta serta Laksmana untuk melangkah dalam derita di hutan belantara.
                                        Sumber : Anak Bajang Menggiring Angin,  Sindhunata
Komponen sastra yang terasa sangat menonjol dalam kutipan di atas ialah ….

a.
sudut pandang
d.
konflik

b.
tema
e.
gaya bahasa

c.
amanat




10.
                                           Samba Dinobatkan
Alkisah maka tersebutlah perkataan batara Guru menitahkan Begawan Batara Narada dan Batara Indera, katanya, “Hai tuan hamba kedua, pergilah tuan hamba kedua trun ke dunia menghidupkan Raden Samba Prawira itu, karena terlalu kasihan hamba melihat akan ayahanda bundanya terlalu sangat bercintakan anaknya itu. “Setelah Begawan Batara Narada dan Indera mendengar titah batara Guru itu, maka ia pun segeralah turun ke dunia.
                                        Sumber : Bunga Rampai Hikayat Lama
Latar tempat cerita di atas adalah ….

a.
pegunungan
d.
hutan belantara

b.
singgasana kerajaan
e.
ruang rapat

c.
kayangan



11.
 Dari sebuah kantung di dalam keranjang besarnya, Wak Katok mengeluarkan daun ramu-ramuan. Mereka membersihkan luka-luka Pak Balam dengan air panas dan Wak Katok menutup luka besar di betis dengan ramuan daun-daun yang kemudian mereka membungkus dengan sobekan kain sarung Pak Balam. Wak Katok merebus ramuan obat-obatan sambil membaca mantera-mantera, dan setelah air mendidih, air obat dituangkan ke dalam mangkuk dari batok kelapa. Setelah air agak dingin, Wak Katok meminumkannya kepada Pak Balam sedikit demi sedikit.

Masalah yang diungkapkan dalam kutipan tersebut adalah … .

a.
kesetiakawanan 
d.
kebudayaan

b.
penderitaan
e.
pengkhianatan

c.
pengobatan



12.
Ayahku memukul meja. Ia meninggalkanku. Ia merasa seluruh argumentasi pikiranku tidak perlu didengarkan. Ini benar-benar menyakitkan. Kalau ia menolak dan memberikan argumentasi yang lain, mungkin aku tetap marah, tetapi dengan meninggalkanku sedemikian rupa aku merasa disepelekan. Ia benar-benar tak memperhatikanku, Ia menganggapku anak kecil. Ia menganggap seluruh perkataanku tidak ada gunanya. Ini menurut pendapatku  semacam penindasan, mental feodal.

Ayah dalam kutipan di atas adalah ayah yang berwatak  … .

a.
angkuh
d.
memperhatikan anak

b.
tegas
e.
penurut

c.
Keras kepala



13.
Akan tetapi setelah tiga bulan berlangsung, bahasa Inggris itu sebenarnya tidak terlalu sulit. Aku bisa. Setelah berpikir panjang, aku jadi geleng-geleng kepala sendiri. Coba pikir, masakan dalam sebuah negara yang merdeka, dengan sebuah bahasa persatuan yang juga sudah dipelajari di luar negeri oleh beberapa universitas, kenapa aku harus belajar bahasa Inggris. Untuk apa ? Ini kan aneh. Apakah aku tidak dapat hidup tanpa bahasa Inggris ? Aku bantah.

Aku dalam kutipan di atas adalah seorang yang bersifat … .

a.
rajin
d.
pandai

b.
jenius
e.
malas

c.
bodoh



14.
Ibu memelukku. Ia tidak menangis. Nampaknya ia sudah terlalu banyak menangis. Surat-suratku sudah sampai semuanya. Tapi tak ada yang berani membalas karena takut kepada ayah. Aku juga terkejut ketika kudengar bahwa ayah telah tahu kedatanganku. Rupanya diam-diam Anita mengirim surat dan mengatakan kedatanganku.

Ibu merupakan gambaran seorang tokoh yang … .

a.
cengeng
d.
pendendam

b.
sabar
e.
biasa saja

c.
pemaaf



15.
Aku tertawa melihatnya. Mahdi memang hitam kulitnya. Agak terlalu hitam barangkali. Mahdi tampan. Entah karena dia memiliki cambang yang menghitam pada pipinya itukah dia jadi tampan, aku tidak tahu benar. Atau barangkali dia tampan karena tubuhnya seperti tubuh atlet. Aku perhatikan caranya berjalan.

Unsur yang menonjol adalah  … .

a.
setting
d.
penokohan

b.
latar
e.
alur

c.
Point of view



16.
Aku pulang. Perasaanku tak menentu. Aku pergi tidur. Perasaanku tak karuan. Dan aku tak tertidur. Aku memejamkan mata. Harman ada dalam kepala. Mengapa aku tak dapat melenyapkan dia dan memandang dirinya tanpa arti ? Mengapa peduli hatiku melihatnya bercanda dengan gadis lain ? Aku merasa seperti seorang diri dan terpencil. Sendiri dan dilupakan. Sendiri dan tak punya arti. Tak punya arti sama sekali bagi Harman.

Unsur yang menonjol pada kutipan tersebut adalah … .

a.
tema
d.
tokoh

b.
sudut pandang
e.
suasana

c.
alur



17.
Dari samping Ida bisa melihat ke luar, lewat jendela kaca yang lebar. Jelas sekali dari ruang di tingkat atas itu pohon mahoni di pinggir jalan besar. Di baliknya sehamparan sawah, lalu gunung yang membiru. Matahari menyiramkan sinarnya yang hangat masuk di ruangan yang masih dingin.
               
Kutipan di atas menggambarkan situasi pada … .                     

a.
malam hari
d.
pagi hari

b.
petang hari
e.
senja hari

c.
sore hari



18.
     “Penduduk kampung ini, “kata Sutan Duano,” lebih dari empat ribu orang, laki-laki dan perempuan. Kalau mereka kita ajak bergotong royong mengangkut air danau, sawah-sawah yang telah ditanam itu akan tertolong. Mereka bisa dibagi dalam sepuluh regu. Dengan demikian, setiap orang hanya akan bergotong royong sekali sepuluh hari saja. Dengan orang yang sebanyak itu, pekerjaan tidak akan lama benar. Paling lama tiga jam saja dalam sehari.
                                                                                                                A.A. Navis : Kemarau

                Budaya yang baik dari penggalan cerita di atas terdapat dalam kalimat ….
a.       1,2         b. 3,4          c. 4,5        d. 5,6            e. 2,4,


19.
Ayah seorang guru dan pandai menggesek biola. Ia disekolahkan  oleh Umi (kakak Ayah) yang cukup maju karena berpendidikan agama dan giat berorganisasi. Menurut adat, Ayah harus menikah dengan wanita sekampung. Tetapi ayah tidak mau terikat kepada adat. Ayah menikah dengan wanita dari tempat lain, yaitu wanita dari penduduk pantai. Yang lebih menyolok di kalangan keluarga Ayah, bahwa wanita pantai ini sudah janda dan telah mempunyai anak. Keadaan ini sukar dapat diterima oleh keluarga Bako. Apalagi sang istri wanita pantai tinggal bersama di lingkungan keluarga Bako.
                                                                                                                                                 Dari Bako karya Darman Munir

        Pengaruh sastra daerah pada penggalan di atas ialah terdapat pada dasar …
        a. bahasa                      b. agama               c. moral                      d. sosial                        e. budaya.


20.
Maka bersabda tuan Putri Dayang Sri Jawa, “Hai Juru Mudi dengarlah engkau suatu ibarat :
Baik-baik mengail tengiri,
jangan kena jembatan larang,
Baik-baik menghina diri,
jangan muka disapu arang.
                                        Sumber : Awang Julang Melindungi Dayang Sri Jawa, Sanusi Pane
Nilai yang terdapat dalam penggalan cerita  di atas, yaitu ….
a.               orang yang pergi memancing harus hati-hati
b.               juru mudi harus pandai pula mengail
c.               tuan putri yang pandai berpantun
d.               jadi orang janganlah mempermalukan diri sendiri
e.               menghina orang lain adalah perbuatan tidak baik


21.
Egi takluk pada istrinya. Karena ia merasa mendapat hidup dari mertuanya yang konglomerat. Ia jadi boneka yang harus menurut, mesti selalu bilang ya.
                Kehadiran seorang tetangga cantik, Eya, membuat istrinya cemburu juga. Egi sempat dikunci dalam kamar karena ditakutkan akan main belakang. Tapi justru karena dikekang, Egi menerobos genting rumah dan bertandang ke tetangga dengan santai.
                Tetangga lain meneror dengan mengirimkan potret Egi bersama Eya. Istri pun naik pitam dan lapor pada orang tua. Anehnya, sang mertua malah meminta Egi meneruskan hubungan gelap guna mendapatkan surat izin penampungan limbah berbahaya dari luar negeri. Karena wanita sebelah itu adalah peliharaan seorang babe gede.

        Nilai yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah …
                a. nilai sosial        b. nilai budaya                      c. nilai pendidikan                            d. nilai ekonomi   e. nilai agama


22.
Isi surat adikku yang kuterima seminggu yang lalu seperti mengaduk-aduk isi dadaku dan kepalaku.
        “ … ibu sudah tiga bulan diopname jangan salahkan Fitri, karena tidak bisa memberi tahu. Fitri tidak tahu alamatnya Mas Tok … “ Begitu antara lain isi surat itu .Surat itu sendiri  merupakan balasan surat yang kukirim sebelumnya. Hatiku setengah hancur membaca surat itu. Aku langsung meninggalkan Jambi tempatku bekerja 7 bulan terakhir ini, menuju Jakarta, sepanjang perjalanan pikiranku melayang-layang, ibu menderita sakit apa dan bagaimana adikku menghadapi penyakit ibu.

        Unsur moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah …
  1. kepentingan keluarga lebih utama daripada kepentingan pribadi
  2. kemewahan membuat orang lupa diri
  3. hidup senang membuat orang egois
  4. membiarkan orang tua hidup melarat
  5. sikap tenggang rasa terabaikan.


23.
Dalam batin Corrie, terjadi pergulatan. Ia berusaha menyakinkan dirinya bahwa perkawinan antardua bangsa tidak akan membawa bahagia. Namun ia tak dapat memungkiri suara hatinya yang mencintai Hanafi. Dengan kesadaran yang dipaksakan, Corrie menulis surat perpisahan pada Hanafi. Surat itu berisi pandangan-pandangan Corrie seperti petuah ayahnya. Ia juga mengatakan jika kedudukan Hanafi Corrie belum sederajat maka perkawinan bagi mereka adalah mustahil. Corrie tak dapat menerima Hanafi.

                                                                                 Dari Salah Asuhan, karya Abdul Muis
       
Unsur ekstrinsik yang terdapat pada penggalan novel di atas adalah …
        a      latar belakang pengarang                                                              d. sikap dan pandangan hidup
        b.     status sosial                                                                         e. estetis dan pesan
       c.      latar belakang masyarakat

24.
Hai Sitti yang baik paras! Adakalanya emas itu jadi kebesaran dan ada kalanya dari sebab emas itu menceraikan orang dengan kekasihnya.  ….
                                        Sumber : Hikayat Bayan Budiman
Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan makna dalam kutipan di atas adalah ….
a.               Kekayaan bisa membahagiakan
b.               Kekayaan bisa pula menyengsarakan
c.               Kekayaan bisa menjadi jalan menambah persaudaraan
d.               Persaudaraan bisa hancur karena kekayaan
e.               Kalau ingin mencapai kebesaran jalannya harus kaya dulu


25.
Tinah tinggal menunggu panggilan ke kamar dokter. Seorang perempuan seperti    Tinah duduk di sampingnya.
-        Kok beli karcisnya dari samping Pak ?
Yang ditanya terkejut sebentar, lalu berkata pelan :
-        nyogok !
           Tinah tidak mengerti, dia memandang aneh. Orang itu menambahkan :
-        Kasi aje susternya seperak. Beres deh !
-        Boleh begitu.
-        E, banyak nyang gitu.

Penggalan cerita di atas yang mengandung budaya buruk terdapat dalam dialog…
a. kesatu                b.  kedua            c. ketiga             d. keempat              e. kelima


26.
            Waktu beberapa orang Belanda-Indo berani menaikkan bendera merah putih biru di depan hotel Yamato, orang-orang Indonesia tercengang-cengang. Orang-orang tercengang bertambah banyak dan bertambah lama bertambah mendekati hotel itu. Tiba-tiba melompat seorang pemuda ke depan. Dipanjatnya tiang bendera, drobeknya kain biru dari bendera itu.

 (Surabaya karya Idrus)
                Dilihat dari nama pelaku dan judul, cerpen di atas termasuk angkatan …
                a. 20                b. 33              c. 45                 d. 66                      e. kontemporer


27.
Night Club, Pak, pusat kehidupan malam di kota ini. Tempat orang-orang kaya membuang duitnya. Lampunya lima watt, remang-remang, perempuan cantik, minuman keras, tari telanjang dan musik gila-gilaan.

Dilihat dari pilihan kata dan  jalan cerita, cerpen di atas dapat dimasukkan ke dalam Angkatan…

a.  20                    b. 33                        c. 45                      d. 66                           e. kontemporer


28.
Setelah Samsul membaca kecelakaan ini, lalu ia menundukkan kepalanya ke atas mejanya, menangis amat sangat, karena sedih akan nasib kekasihnya dan untungnya sendiri pun. Segala cita-cita hatinya yang semakin lama diharapkan pada saat itu hilang lenyap. Pengharapan yang telah sekian lama berurat berdaging, tiba-tiba diputuskan oleh Datuk Maringgih.

Dilihat dari nama tokoh-tokohnya, novel di atas termasuk karya sastra angkatan …
a. 20                    b. 33                          c. 45                     d. 66                            e. kontemporer


29.
Pada jaman Angkatan Pujangga Baru para sastrawan menggemari puisi yang berbentuk…
a. Pantun             b. Syair                      c. Gurindam         d. Seloka                    e. Soneta


30.
Kumpulan puisi yang menandai lahirnya Angkatan 66 karangan Taufiq Ismail berjudul …
a. Puspa Mega
b. Tirani dan Benteng
c. Nyanyi Sunyi dan Buah rindu
d. Deru Campur Debu
e. Rindu Dendam



31.
                        Kembang Setengah Jalan

Mejaku hendak dihiasi
Kembang jauh dari gunung
                Kan kupetik sekarang kembang
                Jauh jalan panas hari
                Bunga layu setengah jalan

Puisi di atas mengandung tema ....
  1. Kasih tak sampai                                                               d. kembang desa idaman lelaki
  2. Layu sebelum berkembang                                              e. Cinta yang sejati.
  3. Mencari istri dari gunung


32.
                        Kembang Setengah Jalan

Mejaku hendak dihiasi
Kembang jauh dari gunung
                Kan kupetik sekarang kembang
                Jauh jalan panas hari
                Bunga layu setengah jalan


Kata” kembang” dalam puisi di atas melambangkan…
a.       cita-cita
b.        gadis
c.       tanaman liar
d.       bunga  yang harum
e.       hiasan rumah


33.
Satu kekasihku
                Aku manusia
                Rindu rasa
                RIndu rupa
                ……………

                Konotasi kata “kekasihku” dalam penggalan puisi di atas adalah …
a.       jantung hati
b.       bunga desa
c.       gadis pujaan
d.       Tuhan
e.       tunangan


34.
.           Karena kasihmu
                Engkau tentukan waktu
                Sehari lima kali kita bertemu

                Konotasi makna baris terakhir puisi di atas adalah …
a.       mengunjungi pacar sehari bisa lima kali
b.       melaksanakan sholat sehari lima kali
c.       waktu berkunjung ke kekasih paling banyak lima kali sehari
d.       Kita harus menghormati waktu yang telah ditentukan
e.       Jangan mudah bersumpah janji


35.
NiatkanlahMenegakkan Kalimat Allah

Di atas bumi kita ini
Dengan menegakkan keadilan
Dan kebenaran
Tanpa dendam dan kebencian
Kemudian lafazkan kesaksian pada Tuhan
Serta Rasul kita yang tercinta                  
                                                        (Taufik Ismail)
Amanat yang terkandung dalam penggalan puisi di atas 
  1. berjuanglah sampai batas akhir
  2. berjuanglah dengan gagah berani
  3. berjuanglah atas nama Allah
  4. perjuangan memerlukan pengorbanan
      e.   hindarkanlah dendam dan kebencian

36.
                 J A D I
        tidak setiap derita jadi luka
        tidak setiap sepi jadi duri
        tidak setiap tanda jadi makna
        tidak setiap tanya jadi ragu
        tidak setiap jawab jadi sebab
        tidak setiap deru jadi mau
        tidak setiap luka jadi kaca
      memandang kau pada wajahku
                          Sutarji Calzoum Bachri

      Pesan yang ingin disampaikan penyair melalui puisi di atas adalah ……
a.  segala sesuatu tidak ada yang bersifat pasti                                                                                     
b. setiap kejadian tentu ada hikmatnya
c.  segala sesuatu tidak dapat diduga sebelumnya                                                                                  
d.  setiap kejadian ada akibatnya                            
      e.  setiap peristiwa pasti ada penyebabnya                       

37.
Selamat Tinggal

                                Aku berkaca
                                Ini muka penuh luka
                                Siapa punya?
                                Kudengar seru menderu
                                Dalam hatiku?
                                Lagu lain pula
                                Menggelepar di tengah malam buta
                                Ah…!!!
                                Segala menebal, segala mengental
                                Segala tak kukenal
                                Selamat tinggal
                                                                (Chairil Anwar)
                Tema puisi di atas adalah …
a.       kelukaan hati                                                                d. permasalahan yang berat
b.       gejolak hati                                                   e. persoalan hidup yang beruntun
              c.    pengintrospeksian

38.
                                 Tuhan Telah Menegurmu
                                Tuhan telah menegurmu dengancukup sopan
                                Lewat perut anak-anak yang kelaparan
                                Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
                                Lewat semayup suara adzan
                                Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
                                Lewat gempa bumu yang berguncang
                                Deru angina yang meraung kencang
                                Hujan dan banjir yang melintang pukang.
                                Adakah kau dengar itu?                       (Apip Mustopa)
                Pesan yang hendak disampaikan penyair dalam puisi di atas yaitu …
a.       Manusia suka melupakan Tuhan
b.       Teguran Tuhan ada yang ringan dan ada yang berat
c.       Tuhan menegur manusia melalui bencana
d.       Manusia selalu ada dalam kasih sayang Tuhan
              e.    Siksaan Tuhan akan dating bagi manusia  yang melupakannya


39.
Sanghai

                Ping di atas pong
                Pong di atas ping
                Ping-ping bilang pong
                Ong-pong bilang ping


                Unsur komponen Puisi  di atas yang paling dominan adalah …
a.       Unsur bentuk
b.       Unsur enjabemen
c.       Unsur bunyi
d.       Unsur parodi
e.       Unsur sindiran


40.
Sebuah jaket berlumur darah
Kita semua menatapmu
Telah bebagai duka yang agung
Dalam kepedihan bertahun-tahun

Pada baris pertama puisi di atas melambangkan …
a. pengorbanan                   b. pengabdian                      c. pertengkaran   d. pelecehan        e. perselisihan

41.
                Angin
                Kata orang engkau mengerang,
                Bila menderu di pohon kayu.
                ………………………….
                                                (Sutan Takdir A.)
                Majas yang tampak dalam penggalan puisi di atas …
a.       metafora
b.       alusio
c.       metonimia
d.       ironi
e.       personifikasi





42.
Aku ini binatang jalan
                Dari kumpulannya tebuang.

Penggalan puisi di atas mengandung majas …
a. simile
b. metafora
c. litotes
d. hiperbola                                                                         
e. paradoks

43.
Yang ngibul          : Oke, oke supaya tidak ada persangkaan bukan-bukan senjata ditaruh dulu.
      Yang Kalap            : Taruh boleh saja, tapi apa salahnya bicara sambil pegang senjata?
      Yang Jujur              : Dengan senjata mereka itu bisa merasa tertekan.
Putu Wijaya menggunakan nama-nama tokoh seperti dimaksudkan berhubungan dengan komponen ….
a.          amanat
b.          latar
c.          setting
d.          karakterisasi
e.          tema

44.
Cecep    : Ah, kau! Di kota ini kita tidak bisa hidup kalau tidak ulet. Dan keuletan kadang–
Kadang memaksa kita melepas semua ukuran yang kita tahu. (Menghembus asap rokok mengejak).
     Hakam      : Itulah yang aku tidak mau.
Berdasarkan dialog di atas perwatakan tokoh Hakam adalah orang yang ….
a.               Tidak mandiri
b.               tidak ulet dan boros
c.               tidak mau mengikuti nasihat teman
d.               sombong dan kikir
e.               jujur dan berpegang pada norma


45.
1.       Tokoh            : Tahu kau Bung, sebagai pejuang. Percayalah kataku tadi. Rakyat masih
                                   bergantung harapan kepada ngarsa dalam dan Panglima Besar Sudirman, bukan?
Pejuang         : Ya, ya. Aku mulai yakin dan percaya akan perjuangan beliau ini. Karena itu kita
                           Harus patut menunggu perintahnya.
                                        Sumber : Menolak Bujukan
Berdasarkan dialog yang diucapkan pejuang, komponen yang paling menonjol dalam kutipan teks drama di atas adalah ….
a.               amanat drama                                                              d. setting cerita
b.               perwatakan tokoh                                          e. alur cerita
c.               tema drama                   


46.
      Ningsih         : Saudara Aman. Kalau Pak Tembak  datang nanti, dan  kami  belum  lagi  kembali,
bilang saja kami pergi ke Pasar Baru sebentar.
Aman           : (Kaget) Lho! Saya tidak mau tanggung, saudara. Dia sudah acapkali marah-marah
karena pegawainya tidak pernah ada di tempatnya masing-masing.
Ningsun      : Bilang sajalah saudara nanti kalau dia marah, biar saja saya yang tanggung.
Aman           : Ah, saudara Ningsun enak omong saja. Pak Tembak dalam marah juga pakai atur-
an. Tidak mau langsung terus sama pegawai rendahan. Marahnya sama saya dulu, sebagai wakil kepala, lantas saya harus bilang sama yang mesti dimarahi.
                                        Sumber : Tuan Amin, Amal Hamzah
Konflik drama di atas menyangkut hal-hal berikut, kecuali ….
a.               Pegawai yang tidak disiplin pada jam kerja.
b.               Pimpinan yang tidak disegani bawahan.
c.               Wakil Kepala yang kurang tegas kepada bawahan.
d.               Wakil Kepala yang kena marah akibat perilaku bawahannya.
       e.        Bawahan dan pimpinan yang pada dasarnya sudah akrab.

47.
      Yono                 :               Kalau begitu, aku tidak tahu, mengapa engkau mau menggali kubur untuk                                                         bangsamu sendiri.
Herman         :               Aku tidak menggali kubur. Aku makan gaji.
Yono               :               Tapi gajimu berlumuran darah bangsaku.
Herman         :               Tidak dengan pekerjaanku, bangsa kita tak sudah berlumuran darah.
Yono               :               Jadi engkau hendak menambahkannya lagi.
                                                                                                        Sumber : Seniman Pengkhianat, Amal Hamzah
Berdasarkan kalimat-kalimat masa Jepang tersebut, karakterisasi (perwatakan) tokoh Y adalah ….
a.               pengkhianat bangsa
b.               iri hati
c.               berjiwa nasionalisme
d.               orang yang penakut
       e.         orang yang tidak menghargai kawan

48.
Penulisan kata “saya” ke dalam Arab Melayu yang benar adalah …


a.




b.




c.




d.




e.




49.


Kata dalam aksara Arab Melayu di atas dibaca …
a. budi makan nasi
b. bapa malu hati
c. juni musim panas
d. nani beli nasi
e. tuti minum kopi

50.
Penulisan angka “1978” ke dalam aksara  Arab Melayu yang benar adalah …


a.




b.




c.




d.




e.




free counters
 
Blog ini membahas tentang teknologi informasi komunikasi pembelajaran tik soal soal un pembuatan blog dan berbagai perkembangan teknologi selamat berkunjung. Foto Gadis Erotis Bokep 3gp Free Software Cerita Remaja Cerita Artis Indonesia Hollywood Actress Bolywood Actress
Teroris Indonesia Dini Ramalan Nasib
Trik Berpacaran Motivasi Hidup

Most Popular