Belajar - Sukses = Tekun + Hati

Saya pikir semua orang menginginkan keberhasilan yang luar biasa di hidupnya, kadang-kadang mereka sampai melakukan apa saja jika itu berimbas dengan keberhasilan yang lebih parah mereka kadang meninggalkan sesuatu yang rasional. Memang berhasil dalam hidup akan berpengaruh dengan kenyamanan hidup di dunia, pasangan, anak, orang tua, saudara, teman dan tetangga. Banyak orang jatuh karena masalah ini, karena mereka mengira bahwa sesuatu bisa diraih dengan instan, tanpa belajar dan kerja keras dan hanya mengandalkan keberuntungan dan berdoa.

Kalau kita mau belajar sedikit tentang kehidupan mudah sekali kita akan pahami, mungkin anda semua waktu masih kecil pernah mempunyai hewan peliharaan atau mainan kesayangan. Biasannya orang-orang yang berhasil akan merawat dengan tekun dan ketulusan hati yang dalam binatang peliharaan atau mainan kesayangannya. Misalkan seorang anak SD bernama "Paijo" mempunyai ayam yang diberi kakeknya waktu main ke kampung. Sampai dirumah "Paijo" tak menghiraukan saudara yang lainnya karena dia sibuk membuatkan tempat untuk ayam yang diberi kakeknya. Pagi-pagi sudah bangun langsung menuju ayam, untuk melihat kondisinya dan memberi minum dan makan, lalu Paijo baru berangkat menuju sekolah.

Sepulang dari sekolah Paijo langsung ganti baju tanpa ingat makan langsung melihat ayam, dan sudah sibuk untuk membuat sendiri kandang ayam sesuai keinginannya, setelah selesai maka ayam kesayangannya akan dengan hati-hati di pindahkan ke kandang yang baru selesai di buatnya. Paijo langsung membuatkan tempat untuk minum dan makan. Cerita ini masih berlanjut...............setiap pagi hari Paijo selalu memberi makan dan minum serta membersihkan tempat ayamnya...............setelah kira-kira tiga hari ayam Paijo di lepas karena dia percaya kalau ayamnya sudah bisa kembali kesarangnya. Betul juga ketika sore hari ayam paijo sudah ada dalam kandang dan ia segera menutup pintunya.

Setelah satu bulan Paijo mendapati di kandang ayamnya ada telur..............Paijo benar-benar gembira dan ia segera membuatkan sarang untuk ayamnya bertelur. Setiap hari ia mengamati dan ternyata ayamnya bertelur 15 biji dan si ayam mulai mengeram telur-telurnya. Suatu hari ketika pulang sekolah paijo mendengar ada cicitan ayam kecil ternyata telur-telur ayamnya menetas semua. Dengan tekun dan sabar Paijo merawat ayam-ayamnya dan sampai besar. Setelah dijual ternyata ayam-ayam itu bisa untuk membeli kambing.

Sukses atau keberhasilan hidup tak diraih dengan mudah tetapi, dengan kerja keras ketekunan dan hati yang selalu di situ untuk mengasihi walau itu tidak diri kita. Sesuatu yang kita lakukan dengan tekun dan hati yang gembira akan mendatangkan hasil yang luar biasa. Karena semua itu ada unsur memberi dan diberi, waktu kita melaku sesuatu perbuatan dengan yang terbaik dan kadang-kadang sampai melupakan kebutuhan diri sendiri, pastilah kita akan meraih keberhasilan itu dengan hebat..............selamat berkarya jayalah Indonesia.


Edukasi - Guru Bijak dan Pemberi !!

Dijaman modern ini seorang guru serba salah jika mau mengajar, di bacakan buku dan meringkas siswa banyak yang memberi komentar lewat FB, males.............males.................dikelas terus dan disuruh mencatat. Diajak keliling sekolah untuk lebih visual cara mengajarnya........katanya males jalan dan kepanasan.........Memang jadi seorang guru gampang-gampang susah, tak menguasai IT.......memang banyak siswa yang diam tetapi di belakang semua siswa mengerutu dan kesal.

Memang sekarang ini seorang guru harus selalu belajar dan mengembangkan pengetahuan dari berbagai ilmu bisa lewat dunia maya ataupun mempelajari kehidupan anak-anak muda sekarang yang serba disibukan atau dimanjakan dengan segudang hiburan baik di rumah maupun diluar rumah. Memang untuk kita bisa diterima di hati anak-anak, kita harus menyelami kehidupannya dan sebisa mungkin berteman dengannya, setelah semua siswa kita senang dengan cara pikir kita baru kita bisa mengarahkan mereka ke ranah pembelajaran yang kita inginkan. Memang tidak sempurna tetapi setidaknya banyak anak yang mengerti dan paham tentang pembelajaran kita.

Bijak dan memberi adalah kata yang tepat sebagai guru, kalau guru tidak bijak mungkin setiap hari banyak anak yang mendapat kekerasan oleh kita karena untuk memahami satu persatu anak-anak kita, kita harus dengan kesabaran yang luar biasa. Kalau kita bijak siswa kita anggap sebagai anak kita sendiri yang harus dapat contoh yang terbaik dari apa yang kita lakukan, dan akan kita tegur jika memang melakukan perbuatan yang tak terpuji tetapi harus kita ingat, karena kita mendidik maka teguran harus bersifat mendidik untuk lebih baik kedepannya.

Kenapa seorang guru harus mempunyai jiwa pemberi ?! karena tanpa mempunyai jiwa pemberi seorang guru kaya sungai yang tak berair dan tak banyak orang yang mau di pinggirnya atau mandi bahkan mencuci pakaian dan perabotan rumah tangga. Guru akan memberikan semua ilmu dan enovasinya kepada semua siswa tanpa tertutup sedikitpun, jika kita mempunyai pikiran sedikit tentang penutup maka siswa kita akan paham bahwa kita tak tulus sewaktu mencerdaskan mereka. Maka jangan heran kalau mereka tidak dekat dengan kita karena mereka akan tahu kalau kita tak tulus untuk mencerdaskan mereka. semoga tulisan ini bisa memberi kecerahan pada semua guru di Indonesia............

free counters
 
Blog ini membahas tentang teknologi informasi komunikasi pembelajaran tik soal soal un pembuatan blog dan berbagai perkembangan teknologi selamat berkunjung. Foto Gadis Erotis Bokep 3gp Free Software Cerita Remaja Cerita Artis Indonesia Hollywood Actress Bolywood Actress
Teroris Indonesia Dini Ramalan Nasib
Trik Berpacaran Motivasi Hidup

Most Popular