Home » , , , , , , , » Cerita Cinta - Cinta Bersemi Saat PPL

Cerita Cinta - Cinta Bersemi Saat PPL

Memang masa-masa yang paling menyenangkan adalah masa remaja sebelum kita memutuskan untuk serius berjalan beriring bersama calon istri, ketika ingat masa-masa itu aku jadi tersenyum sendiri seperti orang gila yang baru turun ke jalan he.............he..........Ketika itu Aku semester 2 akhir, karena mengambil jurusan biologi pastinya kita perlu PPL dan kami sepakat di daerah Jawa Barat. Yang meliputi daerah pesisir dari Jawa Barat, aku ingat waktu itu kita hanya menggunakan 1 bus karena cuma angkatan kami yang berangkat dan melewati daerah temanggung, wonosobo, purwokerto untuk menuju pantai Pangandaran.

Reyna mendekati aku dan berbisik "kemarin kamu kan udah.........janji, kalau duduknya bersama aku........", karena kurang jelas aku berbicara dekat telinganya "Apa........aku nggak denger.......", Reyna mendekatkan kedua tangannya ke telingaku dan "Kamu kan udah bilang sayang........kalau duduknya dengan aku.............". Aku cuma menganggukkan kepala........karena dari kursi depan, aku lihat Heny melihat tak suka ke arahku dan memalingkan wajahnya dengan cepat. Reyna menuju ke kursi tempat duduknya dengan wajah ceria dan sedikit bertingkah ketika Heny memperhatikannya, sampai-sampai teman-teman cowokku, Agus, Handoyo tersenyum geli.........dan Handoyo bilang "dasar cewek ganjen.................", dan Aku menimpali "halah...............udah nggak usah di bahas..............."

“Yah...........semua lelaki sebenarnya sama, tak puas dan tak tahan kalau hanya berhubungan dengan satu cewek saja........hanya 1 : 100 yang baik kalau mau jujur, dan anehnya kalau aku pikir-pikir cewek kebanyakan suka cowok yang 99% dari pada 1% ha.............ha..........” kataku pada teman-teman cowok. Semua ketawa dan salah satu nyela bicara ”ya.............ya...........lha yang namanya nabi sulaiman aja istrinya 7500.........”. Kami semua tertawa terbahak-bahak karena teman kita yang paling gokil si dewa...........yang suka nyeletuk kalau dosen ngajar sudah mulai angkat bicara. Sepanjang perjalanan dari Ambarawa, temanggung, wonosobo kami bernyanyi dan bersendau gurau benar-benar mengasyikan. Bus masuk ke Pom Bensin karena beberapa anak mulai ingin ke kamar kecil dan memang dari tadi kami perhatikan Bus belum dikasih minum juga he........he.........Aku juga terasa pingin buang air kecil..........maka aku colek teman karib ”Han........mau buang pipis nggak..........”, sambil berdiri dari kursi dia menyambut ajakanku ”ayo...............aku yo kudu pipis.............”. Aku mengikuti dibelakangnya...........tapi ketika berjalan menuju pintu depan bus, ternyata tangan aku ada yang pegang........setelah aku melirik ke kanan eh...........ternyata tangan Heny yang memegangnya aku tersenyum manis sambil bicara ” Heny.......sayang aku mau pipis nih, sudah kebelet...........”, kelihatan sekali kalau dia pura-pura tak mendengarkan aku bicara dan aku ulangi lagi ”Adik putri yang cantik..........kakak mau pipis........nanti bisa keluar disini lho.........”, sambil aku mendekatkan mulutku ketelinganya. ”Ehm.........ternyata kamu masih hidup.........ya..........aku kira kamu sudah mati...........seperti hatimu..........” bisik Heny di telingaku. ”Nanti malam saja kita bicarakan ..................” bisik aku ditelingannya sambil berlalu menuju pintu bus karena aku sudah tak tahan ingin buang air kecil. Semua teman-teman cowok ketawa terbahak-bahak melihat aku lari sambil memegang milikku yang paling berharga.



Lega rasanya karena sudah aku buang air kotor..............baru mau keluar dari kamar kecil eh........ada tangan lembut menutup mata ku dari belakang ”Siapa ya...............ini ” kataku, tak ada jawaban tapi malah lebih kencang aku rasa dia memegang kedua mataku..........dan akhirnya dia melepas kedua tangan yang memegang mataku dan langsung mencium dan lari keluar.........ternyata Reyna..........tak sempat aku mengucap sesuatu, Agus Cuma tersenyum ke arahku sambil geleng-geleng kepala dan tersenyum.........menuju ke arahku merangkul dan sambil jalan berkata ”enak banget...............kono kuwi.........koyo-koyo nek tak deleng kuwi duwe sebeh (dukun).............kabeh cewek mesti pengen dadi pacarmu........”. Aku Cuma tersenyum sambil berjalan menuju pintu bus karena sudah mulai mau melanjutkan perjalanan ke daerah purwokerto. Kami semua yang cowok kompak dibelakang dan bernyayi sambil sedikt gaduh biasa masa-masa yang penuh warna, sebenarnya aku ingin duduk disebelahnya Heny karena sejak dari tadi memberi kode..........tapi karena teman-teman cowok masih suka beryanyi-nyanyi aku merasa tak enak kalau meninggalkannya dan lagi bu Dewi masih belum mengantuk untuk mengawasi kita.



Sebenarnya aku dan Heny sudah lama sekali menyimpan hati, tetapi kita saling menyimpan ego yang sama-sama tinggi...........tapi aneh kalau salah satu didekati orang lain pasti marah.....padahal kita sama-sama belum mengucapkan cinta. He..........he..........cinta itu memang aneh..........ketika teman-teman sudah lelah dan beberapa sudah tertidur, aku bangun dan berjalan menuju ke tempat duduk Heny karena aku lihat teman cewek disebelahnya sudah beralih tempat duduk entah kemana.........Aku lihat dia memejamkan mata..............dengan hati-hati sekali aku duduk disebelahnya dan tanpa bergerak...........aku beberapa saat bisa menikmati kecantikan parasnya.........memang cantik banget..........dengan wajah lonjong rambut lurus panjang sebahu..........alis sedikit tebal hidung mancung bibir sensual..............lama-lama aku perhatikan ingin rasanya aku....................dan tanpa aku sadari hidungku sudah menyentuh pipinya yang halus...............Heny...........bangun dan agak terkejut.........setelah melihat kalau aku..........karena malu kedua tangannya di pukulkan ke tubuhku..........”eh...........hen...........aku tadi lihat lho.........ternyata waktu tidur kamu ngeces..........he...............”, ”Ih..........kamu memang bener-bener jahat kalau sama aku........nggak pernah ngomong yang bener...........tentang aku” kata Heny sambil sewot duduknya mulai membelakangiku, tapi lama-lama tersenyum juga dan mulai menghadap ke arahku........”eh.........kalau gini kamu kelihatan cantik banget...............” bisikku, ”kamu memang pinter ambil hati...............” sela Heny masih sambil melihat ke arah wajahku sambil mencari sesuatu dan sebentar mata kami bertemu dan saling pandang...........ku raih tangan lentiknya dan aku cium..........”aku sayang kamu..............” ucapku sambil mencium keningnya...........Heny terlihat gugup dan salah tingkah.........”Hen.....maafin ya kalau aku.......lancang.............” bisikku, ”Eng.........gaklah.......aku jadi bingung.......” kata Heny lirih.........sambil terlihat malu dengan wajah yang memerah dan juga kelihatan seneng banget...........”Aku kebelakang dulu ya.................” kataku...........Heny menganggukkan kepala.........aku mulai berjalan kebelakang dan mengepalkan tanganku dan bilang..........yes.............yes...........teman-teman cowok yang ada di belakang mencibir ” walah...........paling-paling ora wani ngambung...............” kata Dewa.................aku Cuma tersenyum dan berbisik pada mereka ”.......yang penting aku merasakan pipinya yang halus...........”. Semua teman aku ketawa terbahak-bahak heboh..............sambil menendang aku kesana-kemari dan salah satu nyeletu ” dasar cah gendeng...........................ajur-ajur................kacau”

To Be Continu....................Asoeloley

0 komentar:

Post a Comment

free counters
 
Blog ini membahas tentang teknologi informasi komunikasi pembelajaran tik soal soal un pembuatan blog dan berbagai perkembangan teknologi selamat berkunjung. Foto Gadis Erotis Bokep 3gp Free Software Cerita Remaja Cerita Artis Indonesia Hollywood Actress Bolywood Actress
Teroris Indonesia Dini Ramalan Nasib
Trik Berpacaran Motivasi Hidup

Most Popular